Skip to content

Teknik Bercerita Lisan

June 5, 2012

Dalam sebuah forum atau interview atau pertemuan lainnya, kadang kita mendadak disuruh bercerita apa saja secara lisan. Bercerita tanpa persiapan yang memadai, kadang ceritanya menjadi tidak struktur alias ngalor ngidul.

Nah misalnya, jika ada orang bertanya coba ceritakan dong tentang Indonesia, atau coba ceritakan tentang diri anda. Kemungkinan besar kita akan lama berpikir, apa ya yang mau diceritain, atau bagaimana jalan ceritanya yang runut. Padahal kita menguasai betul bahannya,  tapi  malah bingung apa yang mau diceritakan.

Berikut adalah teknik bercerita secara lisan, yang diajarkan dalam sebuah training yang pernah saya ikuti. Teknik ini cukup berguna bila kita tiba-tiba disuruh menceritakan sesuatu. Saya tidak tahu teknik ini aslinya siapa yang menemukan.

1. Bercerita berdasar time frame (waktu)

Teknik pertama yaitu menceritakan berdasarkan time frame atau membagi cerita berdasar waktunya. Cerita kita bagi berdasarkan masa atau tahun tertentu. Ambil 3 waktu yang cukup menarik untuk diceritakan.

Contoh 1:

Saya ingin menceritakan tentang Indonesia, berdasar orde-orde yang pernah berkuasa di Indonesia, yaitu orde lama, orde baru, dan orde reformasi.
Yang pertama  adalah orde lama. Dalam orde lama ini..bla bla
Selanjutnya orde baru. Orde baru dimulai tahun bla bla
Yang sekarang adalah orde reformasi. Dalam orde  reformasi bla bla

Contoh 2:

Saya akan menceritakan musik Indonesia, pada tahun 80an, tahun 90an, dan tahun 2000an.
Pada tahun 80an, yang terkenal adalah bla bla
Pada tahun 90an, Indonesia bla bla
Pada tahun 2000an, terjadi bla bla

Contoh 3:

Saya akan menceritakan perjalanan hidup saya, yaitu pada tahun 80an, tahun 90an dan tahun 2000an.
Pada tahun 80an, saya mulai bla bla
Kemudian tahun 90an, saya bla bla
Sekarang tahun 2000an, akhirnya bla bla

2. Bercerita berdasar letak geografis

Teknik kedua, adalah membagi cerita menurut letak geografisnya. Pilih 3 tempat yang cukup menarik untuk diceritakan.

Contoh 1:

Saya ingin bercerita tentang Indonesia, berdasar tiga wilayah Indonesia, yaitu wilayah barat, tengah, dan timur.
Di bagian barat terkenal akan bla bla
Di bagian tengah terdapat pulau bla bla
Di bagian timur kaya akan bla bla

Contoh 2:

Saya akan menceritakan tentang kota-kota yang pernah saya tempati selama hidup saya, yaitu kota yogyakarta, bandung dan jakarta.
Di kota yogyakarta, saya bla bla
Di kota bandung, saya bla bla
Di kota jakarta, saya bla bla

3. Bercerita berdasar 3 aspek tertentu

Teknik ketiga, adalah bercerita berdasar tiga hal tertentu yang cukup menarik. Hal tersebut bisa apa saja yang paling dikuasai.

Contoh 1:

Saya akan bercerita tentang Indonesia, berdasar 3 aspek yaitu aspek ekonomi, politik, dan budaya.
Berdasar aspek ekonomi, Indonesia bla bla
Sedangkan di bidang politik, bla bla
Untuk budaya, Indonesia bla bla

Contoh 2:

Saya akan menceritakan 3 hal tentang diri saya yaitu pengalaman, hobi dan keahlian saya.
Yang pertama, saya sudah berpengalaman bla bla
Sedang hobi saya bla bla
Selain itu saya mempunyai keahlian bla bla

4. Kombinasi ketiga hal di atas

Bila waktunya panjang kita bisa bercerita dengan menggunakan kombinasi teknik-teknik di atas.

Contoh:

Saya akan menceritakan Indonesia pada masa orde lama, orde baru, dan orde reformasi.
Dalam masa orde lama ini, ada 3 aspek penting yang perlu diketahui, yaitu aspek politik, ekonomi, dan geografis. Dalam bidang politik bla bla
Dalam orde baru, ada masa-masa penting dilalui yaitu pada tahun 70an, 80an, dan 90an. Pada tahun 70an bla bla
Dalam orde reformasi, bla bla bla

From → Tips

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: