Skip to content

Pensiun: Jenis Program Pensiun

October 30, 2012

Retirement Life (source: sxc.hu)

Salah satu isu yang berkembang akhir-akhir ini adalah PNS akan menerima pembayaran uang pensiun secara sekaligus (lump sum) yang jumlahnya milyaran. WOW…sambil salto

Bagi pekerja di sektor swasta tentu tidak asing dengan program pensiun semacam ini. Hampir semua program pensiun yang dimiliki perusahaan swasta akan memberikan manfaat pembayaran sekaligus pada saat pensiun.

Apa kepentingan pemerintah mengubah manfaat pensiun yang dulunya pasti diberikan bulanan, namun sekarang berencana melakukan pembayaran secara sekaligus?

Dengan pengetahuan penulis yang terbatas ini, mari kita coba menelaah jenis-jenis program pensiun sebelum menjawab pertanyaan di atas.Secara umum ada dua macam program pensiun (pension plan) yang dikenal di dunia, yaitu program pensiun manfaat pasti (defined benefit) dan iuran pasti (defined contribution).

Program Pensiun Manfaat Pasti (Defined Benefit)

Dalam program ini, pekerja dijanjikan uang pensiun yang pasti jumlahnya. Bagaimananapun kondisi perusahaan, pada saat pensiun ia akan menerima manfaat pensiun (-manfaat pensiun dapat diartikan sebagai uang pensiun-) yang sudah pasti, sesuai perjanjian antara pekerja dan pemberi kerja/perusahaan.

Misalnya pada saat pensiun, pekerja dijanjikan mendapat uang pensiun bulanan yang besarnya 75% dari gaji pokok, dengan kenaikan sebesar 5% setiap dua tahun. Maka pada saat pekerja pensiun, pemberi kerja lewat dana pensiun wajib memberi manfaat pensiun sesuai perjanjian tersebut.

Tidak peduli jumlah iuran pensiun pekerja jumlahnya kecil, tidak peduli pemberi kerja/perusahaan sedang rugi, tidak peduli keadaan pasar dunia sedang jatuh; jumlah manfaat pensiun yang diberikan oleh perusahaan melalui dana pensiun harus pasti.

Untuk memberikan manfaat pasti ini, perusahaan mendirikan dana pensiun (-dana pensiun adalah badan hukum tersendiri-) untuk menampung iuran dari pekerja dan iuran dari pemberi kerja itu sendiri. Dana pensiun akan menginvestasikan uang tersebut agar jumlahnya berlipat. Bila investasi rugi atau dana pensiun tidak cukup untuk menanggung manfaat pensiun, maka perusahaan harus menyuntikkan iuran pensiun tambahan agar dana pensiun dapat membayarkan manfaat pensiun.

Karena pemberi kerja harus mengeluarkan uang iuran pensiun yang besar untuk menanggung beban manfaat pensiun, maka tidak semua pemberi kerja/perusahaan yang mampu memberikan program pensiun seperti ini, biasanya perusahaan besar seperti beberapa BUMN besar dan perusahaan swasta besar yang mempunyai program seperti ini.

Keuntungan:

  • iuran pensiun pekerja relatif kecil, kadang malah iuran pensiun ditanggung oleh pemberi kerja
  • pensiunan tentu saja senang, tidak perlu pusing mengelola uang pensiun, tiap bulan uang pasti datang
  • tinggal ongkang-ongkang kaki, tidak perlu tahu kondisi pasar keuangan naik turun, uang pensiunan pasti akan diterima

Kerugian:

  • bila iuran pensiun belum mencukupi untuk menanggung manfaat pensiun atau hasil investasi dana pensiun masih kurang, maka pemberi kerja wajib memberi iuran tambahan
  • pada saat kondisi perusahaan kurang sehat, maka beban perusahaan semakin bertambah karena pengeluaraan iuran pensiun
  • pada kondisi tertentu, pemberi kerja/perusahaan harus menanggung iuran pensiun untuk pekerjanya seumur hidup

Program Pensiun Iuran Pasti (Defined Contribution)

Pada jaman dulu perusahaan hanya mengenal program pensiun manfaat pasti. Namun karena program tersebut dianggap membebani perusahaan, maka banyak perusahaan yang meninggalkan program pensiun manfaat pasti dan beralih ke iuran pasti.

Program pensiun iuran pasti, yang sudah pasti adalah iuran pensiunnya, namun jumlah manfaat pensiun tergantung dari total iuran dan hasil pengembangannya. Pada saat pekerja pensiun, maka total uang iuran pensiun dan hasil investasi akan diberikan sekaligus.

Uang iuran ini biasanya adalah gabungan dari iuran pekerja dan pemberi kerja, yang besarnya sesuai perjanjian. Misalnya iuran pensiun besarnya 5% dari gaji pokok, dibagi dua antara pekerja dan pemberi kerja.

Pada program pensiun ini, perusahaan bisa mendirikan dana pensiun sendiri atau mengalihkannya ke dana pensiun lembaga keuangan lainnya. Iuran pensiun setiap bulannya akan dibayarkan ke dana pensiun tersebut, dan dana pensiun akan mengelola uang iuran tersebut.

Hasil pengembangan uang iuran di dana pensiun bisa untung atau rugi. Kalau untung berarti manfaat pensiun bertambah banyak, kalau rugi manfaat pensiunnya berkurang.

Keuntungan:

  • Jumlah iuran yang dibayar oleh perusahaan pasti, sehingga perusahaan dapat mengatur keuangannya lebih baik
  • Perusahaan bisa bernapas lega karena tidak perlu lagi pusing masalah pembayaran pensiun karyawannya

Kerugian:

  • Manfaat pensiun tidak pasti, karena didasarkan jumlah total iuran dan hasil pengembangannya
  • Bila dana pensiun invetasinya rugi, maka manfaat pensiun yang diterima semakin sedikit

Terus..yang milyaran itu masuk jenis program pensiun yang mana?

Belum jelas juga karena itu masih isu. Bila program tersebut memberikan manfaat yang nilainya pasti, misal untuk golongan III jumlahnya pasti 1,5 milyar; maka manfaat tersebut termasuk manfaat pensiun pasti, karena uang yang diterima jumlahnya pasti.

Namun bila manfaat 1,5 milyar tersebut itu adalah perkiraan dari jumlah iuran dan hasil investasi yang dibayarkan, maka manfaat pensiun tersebut termasuk kategori program pensiun iuran pasti.

Tetapi yang jelas, pemerintah melihat program ini akan mengurangi beban APBN. Pemerintah tidak perlu pusing lagi memikirkan kenaikan uang pensiun, karena uang sudah diberikan semuanya dimuka. Pemerintah tidak perlu pusing lagi membuat anggaran untuk membayarkan pensiun bulanan para pensiunan.

NEXT:

Pensiun: Apakah manfaat pensiun dapat diambil semua?

Bagaimana Bila Tempat Kerja Tidak Ada Program Pensiun?

From → Opini

One Comment
  1. Haris permalink

    Mending bikin kontrakan daripada ikut dplk… Tukul aja kontrakannya bejibun…. kapan pun dia mau pensiun dari dunia hiburan hidupnya pasti terjamin… Jadi intinya adalah memikirkan bagaimana bisa tetap punya penghasilan walaupun sudah tidak bekerja (pasif income) bukan memikirkan berapa banyak yang harus ditabung agar cukup buat biaya hidup ketika sudah tidak bekerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: