Skip to content

Konspirasi: Bumi itu sebenarnya datar!

July 12, 2007

Jika kamu percaya bahwa bumi itu bulat, maka kamu telah termakan oleh teori konspirasi. Pernahkah kamu melihat langsung bahwa bumi itu bulat? Mungkin kamu pernah melihat bumi lewat majalah, buku, atau televisi. Semua itu palsu! Semua itu konspirasi! Coba kamu buktikan kalau bumi itu bulat!

NASA tidak pernah mendarat di bulan. NASA tidak pernah mengirimkan misi ke luar angkasa. NASA hanya mengembangkan teknologi pencitraan dan komputer canggih, sehingga bisa membuat gambar-gambar palsu bahwa bumi itu bulat.

Bagaimana dengan Rusia dan Cina yang sudah mengirimkan astronotnya ke luar angkasa? Itu juga palsu. Rusia dan Cina adalah saingan Amerika, sehingga mereka harus membuat berita palsu agar negara-negara lain menjadi takut.

Terus apa untungnya konspirasi ini? Ya jelas uang. NASA sudah tahu bahwa tidak mungkin pergi ke luar angkasa karena bumi itu sebenarnya datar, planet, matahari, dan bulan tepat di atas bumi. Agar dapat memperoleh uang untuk penelitian, NASA membuat berita palsu bahwa bumi itu bulat, dan manusia bisa bepergian ke bulan dan planet-planet lain.

Kamu tahu gambar apa di atas? Yang sebelah warna coklat adalah peta datar bumi yang dibuat orang jaman dahulu, dan yang biru adalah bendera PBB. Itulah bentuk datar bumi bila digambarkan. PBB sudah tahu dari dulu bahwa bumi itu datar.

Kalau begitu sisi-sisi bumi seperti apa? Sisi-sisi bumi adalah dinding es yang sangat tinggi yang tidak dapat dilewati. Itulah mengapa bila kamu berjalan ke arah selatan terus maka kamu akan menemukan dinding es, yang kamu sebut sebagai kutub selatan. Adakah orang yang pernah berjalan ke selatan terus melewati kutub tersebut dan kembali ke kutub utara?

Bulan, planet-planet, matahari, bintang-bintang tepat berada di atas bumi. Bumi itu berbentuk silinder yang ujungnya datar, tempat aku dan kamu tinggal sekarang ini. Bumi bergerak ke atas dengan kecepatan 1 G, itulah mengapa ada gaya gravitasi di atas bumi. Bumi bergerak ke atas bersama-sama dengan benda angkasa lainnya.

Bumi itu spesial, makanya aku dan kamu tinggal di bumi. Bumi bukan planet. Bumi itu datar, sedang planet, matahari, dan bulan berbentuk bulat. Tidak ada kehidupan lain selain di bumi yang datar ini. Isu-isu tentang kehidupan di planet lain, itu adalah konspirasi.

Ketika matahari terbit di ufuk timur, dan matahari terbenam di barat, itu tidak membuktikan bahwa bumi itu bulat. Itu adalah masalah prespektif pengelihatan saja. Jika kita melihat sesuatu di kejauhan maka sesuatu tersebut akan menjadi kecil dan akhirnya hilang. Jika sesuatu itu mendekati kita, maka sesuatu tersebut kelihatan besar. Seperti gambar di bawahlah, bagaimana matahari mengitari bumi.

Tengah-tengah bumi itulah yang disebut kutub utara, dan bagian selatan adalah dinding-dinding es. Bila kamu berjalan dengan kompas ke arah timur, kamu akan kembali ke tempat semula karena sebenarnya kamu hanya mengelilingi bumi dengan pusat di kutub utara.

Bumi itu sebenarnya datar, itulah mengapa orang-orang sejak jaman dulu percaya bahwa bumi itu datar, dan bumi adalah pusat dari segalanya. Orang-orang Cina sejak dahulu kala sejak dulu percaya bahwa bumi itu datar. Orang-orang Israel sejak sejak jaman Nuh sudah percaya bahwa bumi itu datar.

Bumi itu bulat adalah bohong. Itu adalah konspirasi tingkat tinggi.

Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!

From → Dongeng

  1. bagus blognya, cuma perlu nambahin dasar-dasar yang lebih kuat dan referensi lain mungkin berupa website lain atau jurnal. sehingga tidak terkesan aneh dan frontal.

    • Sayyid Umar permalink

      “Deprogramming the masses since 1547”
      Why a Flat Earth?
      Ever since the official signing of the Flat Earth Society’s charter, one of our most difficult goals was to understand the mindset of those we were trying to save. The complexities of Efimovich’s theory, that theory’s convoluted nature and dependence on flawed logic and the omission of obstructions make it nearly impossible to understand at all, let alone understand why anyone would believe such dribble.
      Although we have, through the years, made significant progress towards understanding the viewpoint of Efimovich’s followers, we still recognize the holes in the intricate web Efimovich wove. Ours is the truth, the truth of the world’s flatness, and ours is also the burden of proof. We are the minority, the followers of lies being the majority, and we gladly accept our burden, if in the end that acceptance means ridding the world of the foul half-truths spread by Grigori Efimovich and his brood of vipers. We present the following five arguments, each completely logical and to some degree building off of the arguments before it. We hope that, after carefully considering what we say here, you will look a with a little less ridicule on the Flat Earth Society and its members.
      Argument One – Experimental confirmation of the Earth’s rigidity in space
      1) The ether factor
      In classical physics, ether was assumed to be a ephemeral substance which permeated all matter. This omnipresent medium was that through which visible light and other electromagnetic waves were supposed to have traveled. It was assumed to have qualities which now seem rather bizarre – too bizarre, in fact, to be allowed to exist, by Efimovich’s teachings. So in 1887, two American scientists, operating under the Efimovich-based assumption that the Earth was moving through outer space and not the fixed center of the Universe, conducted an experiment to “prove” whether or not ether actually existed.
      In this experiment, the general idea was to try to calculate the absolute speed of the earth relative to the fixed ether. In a sense, they would emit a light pulse, and calculate how far it “trailed” behind the earth, much like tossing a napkin out the window of a moving car to calculate the car’s speed. It was assumed that, if ether existed, the light pulse would fall back in one direction, giving the physicists a tangible “absolute” speed of the earth. Their calculated speed: Zero.
      Yes, scientists Albert A. Michelson and Edward W. Morley were baffled by this, wondering how the Earth could be sitting in one spot, while every aspect of the teachings of Grigori Efimovich indicated that the planet must be orbiting its own sun, and therefore must be moving at least with a critical orbital velocity. Moving quickly to avoid having to admit that they were wrong, they were able to instead “infer” from their results that the ether must not exist, and that light must propagate through no medium at all (impossible for a wave by the very definition of a wave). Their inference was generally accepted by the scientific community (save a few notable exceptions, including Hendrik A. Lorentz) and the “ridiculous” notion of ether was thrown out.
      But light waves would still require a medium for transmission, and the actual purpose of the experiment was to determine the existence of that medium. The results speak for themselves: the Earth does not move. And even if the Earth did, the problems inherent in keeping it moving through this light medium called ether are overwhelmingly supportive of “Flat-Earth” theory.
      Argument Two – Difficulties with the model: incorporating an Efimovich-type model with the known Universe
      1) Maintaining speed
      In the Efimovich model, the planet Earth is supposed to be a large, spherical shaped ball of rock flying through space at hundreds of thousands of miles per hour. But how could the Earth continue to move at the same speed for as long a time as the “round Earthers” say that it has existed for; namely, several billion years. If outer space were a vacuum, then there would be no problem. But space is not a vacuum, it is instead filled with ether. The earth would have to have been pushing its way through the ether for all those billions of years. Shouldn’t it have slowed somewhere along the line? What would keep the Earth from grinding down to a stop at some point on the Efimovichian timeline?
      2) An accelerating world
      A second critical piece to the Efimovich model is that the Earth is not the center of the solar system either. It is, according to “round Earth” theory, orbiting the sun at a radius of around five-hundred million kilometers. Were this the case, the Earth would be an accelerated object in circular motion around its sun. And thereby are the problems introduced. The Earth accelerating in circular motion would behave no differently than would a car taking a corner: loose objects (humans and animals would act like loose change or a cup of coffee on the dashboard) would slide around, or be thrown off completely. There would be an apparent centrifugal force on everything. During the day, when things would be facing the sun and therefore on the inside of the “orbit”, buildings would be crushed and humans beings squashed like grasshoppers in a centrifuge. And at night, when everything would be at the outside, trees and buildings would be ripped from the ground and flung into outer space, and humans wouldn’t stand a chance. Obviously, there is a flaw in Efimovich’s “orbit” theory.
      Argument Three – The impossibilities of holding unsecured objects in place on a curved surface
      1) Staying on top
      Once again, picture in your mind a round world. Now imagine that there are two people on this world, one at each pole. For the person at the top of the world, (the North Pole), gravity is pulling him down, towards the South Pole. But for the person at the South Pole, shouldn’t gravity pull him down as well? What keeps our person at the South Pole from falling completely off the face of the “globe”?
      2) Falling off
      As we begin to make this argument, we acknowledge beforehand that we are aware of the property of matter known as friction. Yes, we realize that whenever two surfaces are held together by any force there will be a static frictional force that will resist any motion by either surface in any direction other than parallel to the force. The example we are using is an extreme situation, and would involve the object in question to travel a considerable distance (tens of degrees of latitude) from the “top” of the planet.
      Using the “round Earth” theory, setting an object on the earth would be like setting grains of sand on a beach ball. Certainly a few grains would stay – right around the top, the surface is nearly horizontal – but when you stray too far from the absolute top of the ball, the grains of sand start sliding off and falling onto the ground. The Earth, if round, should behave in exactly the same fashion. Because the top is a very localized region on a sphere, if the Earth were in fact round, there would be only a very small area of land that would be at all inhabitable. Stray to the outside fringes of the “safe zone”, and you start walking at a tilt. The further out you go, the more you slant, until your very survival is determined by the tread on your boots. Reach a certain point, and you slide off the face of the planet entirely. Obviously, something is wrong.
      In order to avoid the aforementioned scenario, (which obviously is inaccurate, as you very rarely hear of people falling off the face of the planet) we are forced to assume that, in the “round Earth” theory, there would be a gravitational field radiating from the center of the planet. All objects, be they rocks, insects, humans, or other planets would have, under Efimovich’s theory, have a gravitational “charge” that would, under a certain alignment, cause them to be attracted to the center of the Earth. Unfortunately, like a magnet in a stronger magnetic field, it would undoubtedly require a long time to re-align an object’s gravitational charge, were this the case. And so we go to argument four, which deals with difficulties in having different “downs” for different people.
      Argument Four – Paradoxes associated with an inconsistent down direction
      1) Negotiating long-distance travel
      Now imagine, if only for the sake of argument, that the person on top and the person on bottom can both manage to remain attracted to the ground “below” them. What would happen if the person on one side decided to visit the other? Since the man at the North Pole has a different idea of what is down and up (and in fact experiences an opposite pull from the Earth’s gravity) than the person at the South Pole does, when the denizen of the frozen Arctic visits his Antarctic counterpart, they will experience gravitational pulls exactly opposite of each other! The human from the North Pole will “fall up”, never returning to the ground, and will continue falling forever into the deep void of outer space!
      Looking at the feasibility of Efimovich’s teachings cannot remain limited to examining small, solid objects such as human beings. A true analysis of his work must incorporate natural phenomena and how their existence is either explained or made difficult by each of the theories. In the next argument against the “round-Earth” theory, we will be analyzing the existence of two extremely commonplace (yet altogether unfeasible under the ramifications of having a round planet) non-solids: the atmosphere and the oceans.
      Argument Five – Difficulties in maintaining a functional Earth-bound atmosphere and ocean
      1) The fluid problem
      Water. Regardless of which train of thought you follow, it covers over seventy-five percent of our planet’s surface. And the atmosphere, also a fluid, covers the entire surface. The difference is why. While flat-Earthers know that the ocean is really just a large bowl, (with great sheets of ice around the edges to hold the ocean back), and the atmosphere is contained by a large dome, the backwards “round-Earth” way of thinking would have you believe that all those trillions of gallons of water and air just “stick” to the planet’s surface.
      Conventional thinking would suggest that the water would just run down the sides of the Earth (to use the analogy again, like droplets running down the sides of a beach ball) and fall into outer space, while the air would dissipate. Using the earlier mentioned idea of “gravitational charge” gives some credibility to the theory. If the fluids were static, then exposure to the gravitational field for a long enough period of time would allow their molecules to align themselves with and be pulled in by the field.
      But fluids are not static, especially not in the atmosphere and oceans. Great ocean currents run both at the surface and deep below, carrying water across huge basins, keeping the solution far from stagnant. Jet streams of air travel at hundreds of miles per hour through the atmosphere. And windblown rainclouds carry vast quantities of evaporated seawater across miles of ground, releasing their load far from its starting point. Water or air that (according to “round-Earth” theory) starts on one side of the planet could end up completely on the other side in a matter of only a few days. With all this turbulence and motion, if the world were round, the oceans should all fall “down” into the sky, leaving the planet dry and barren, and the atmosphere would simply float away. Why, just look at the moon. It is round, like a ball, and yet it has no atmosphere at all.
      2) Thermodynamic complications
      Taking into account the “gravitational charge” analogy once more, and assuming that for some reason the atmosphere was able to align itself with the new direction of the theoretical “gravitational field”, we are faced with a new problem involving another branch of physics known as thermodynamics.
      Obviously, the world is static, the fixed center of the Universe. The sun, planets and stars all revolve around it (although not necessarily in circular paths), in a plane level with the flat Earth.

      • Ki Joko Bloon permalink

        Udah tulisannya panjang kagak ngerti lagi.
        Umar… umar, kasian daku Mar yang kurang ngerti bahasa inggris.

      • ardi permalink

        Jika bumi itu datar . Maaf mau tanya mas ….
        Bagian bawah dari bumi itu sendiri seperti apa yah . Kan bagian atasnya peta negara???

      • arya424 permalink

        “Deprogramming massa sejak 1547”
        Mengapa Flat Earth?
        Sejak penandatanganan resmi piagam Flat Earth Society, salah satu tujuan kami yang paling sulit adalah untuk memahami pola pikir mereka yang kita sedang berusaha untuk menghemat. Kompleksitas teori Efimovich ini, alam berbelit-belit bahwa teori dan ketergantungan pada logika cacat dan penghilangan penghalang membuat hampir tidak mungkin untuk memahami sama sekali, apalagi mengerti mengapa ada orang yang percaya menggiring bola tersebut.
        Meskipun kami memiliki, selama bertahun-tahun, membuat kemajuan yang signifikan menuju pemahaman sudut pandang pengikut Efimovich, kita masih mengakui lubang di web yang rumit Efimovich menenun. Kita adalah kebenaran, kebenaran kerataan di dunia, dan kita juga beban pembuktian. Kami adalah minoritas, para pengikut kebohongan menjadi mayoritas, dan kami dengan senang hati menerima beban kita, jika pada akhirnya bahwa penerimaan berarti membersihkan dunia dari setengah-kebenaran busuk disebarkan oleh Grigori Efimovich dan induk dari ular beludak. Kami menyajikan lima argumen berikut, masing-masing benar-benar logis dan beberapa bangunan tingkat off dari argumen sebelumnya. Kami berharap bahwa, setelah hati-hati mengingat apa yang kita katakan di sini, Anda akan terlihat dengan ejekan sedikit kurang di Flat Earth Society dan anggotanya.
        Argumen Satu – konfirmasi Eksperimental kekakuan bumi di ruang angkasa
        1) Faktor eter
        Dalam fisika klasik, eter diasumsikan zat singkat yang meresap semua materi. menengah di mana-mana ini adalah bahwa melalui mana cahaya tampak dan gelombang elektromagnetik lainnya seharusnya telah bepergian. Diasumsikan memiliki kualitas yang kini tampak agak aneh – terlalu aneh, pada kenyataannya, akan diizinkan untuk ada, oleh ajaran-ajaran Efimovich ini. Jadi pada tahun 1887, dua ilmuwan Amerika, beroperasi di bawah asumsi berbasis Efimovich bahwa Bumi bergerak melalui ruang luar dan bukan pusat tetap alam semesta, melakukan percobaan untuk “membuktikan” apakah eter benar-benar ada.
        Dalam percobaan ini, ide umum adalah untuk mencoba untuk menghitung kecepatan mutlak bumi relatif terhadap eter tetap. Dalam arti, mereka akan memancarkan pulsa cahaya, dan menghitung seberapa jauh ia “membuntuti” di balik bumi, seperti melempar serbet keluar jendela mobil yang bergerak untuk menghitung laju mobil. Diasumsikan bahwa, jika ether ada, pulsa cahaya akan jatuh kembali dalam satu arah, memberikan fisikawan kecepatan nyata “mutlak” bumi. kecepatan mereka dihitung: Zero.
        Ya, ilmuwan Albert A. Michelson dan Edward W. Morley yang bingung dengan ini, bertanya-tanya bagaimana bumi bisa duduk di satu tempat, sementara setiap aspek ajaran Grigori Efimovich menunjukkan bahwa planet ini harus mengorbit matahari sendiri, dan karena itu harus bergerak setidaknya dengan kecepatan orbital kritis. Bergerak cepat untuk menghindari harus mengakui bahwa mereka salah, mereka mampu bukan “menyimpulkan” dari hasil mereka yang ether tidak harus ada, dan cahaya yang harus merambat melalui ada media sama sekali (mungkin bagi gelombang dengan definisi yang sangat gelombang). inferensi mereka umumnya diterima oleh komunitas ilmiah (menyimpan beberapa pengecualian, termasuk Hendrik A. Lorentz) dan “konyol” gagasan eter dibuang.
        Tapi gelombang cahaya masih akan memerlukan media untuk transmisi, dan tujuan sebenarnya dari percobaan ini adalah untuk menentukan adanya media itu. Hasil berbicara sendiri: Bumi tidak bergerak. Dan bahkan jika bumi lakukan, masalah yang melekat dalam menjaga bergerak melalui media yang disebut eter cahaya ini sangat mendukung teori “datar-Earth”.
        Argumen Dua – Kesulitan dengan model: menggabungkan model Efimovich-tipe dengan alam semesta yang dikenal
        1) Mempertahankan kecepatan
        Dalam model Efimovich, planet Bumi seharusnya menjadi besar, bola berbentuk bulat dari batu terbang melalui ruang di ratusan ribu mil per jam. Tapi bagaimana bisa bumi terus bergerak dengan kecepatan yang sama selama waktu sebagai “earthers putaran” mengatakan bahwa itu telah ada untuk; yaitu, beberapa miliar tahun. Jika luar angkasa adalah ruang hampa, maka tidak akan ada masalah. Tapi ruang tidak vakum, itu bukan diisi dengan eter. bumi harus telah mendorong jalan melalui ether untuk semua orang miliaran tahun. Bukankah seharusnya telah memperlambat suatu tempat di sepanjang garis? Apa yang akan menjaga bumi dari penggilingan ke berhenti di beberapa titik pada timeline Efimovichian?
        2) Sebuah dunia percepatan
        Sebuah bagian yang penting kedua untuk model Efimovich adalah bahwa Bumi bukanlah pusat tata surya baik. Hal ini, menurut teori “putaran bumi”, yang mengorbit matahari pada radius sekitar 5-100,000,000 kilometer. Apakah ini terjadi, Bumi akan menjadi objek dipercepat dalam gerakan melingkar di sekitar mataharinya. Dan dengan demikian adalah masalah diperkenalkan. Bumi mempercepat dalam gerakan melingkar akan berperilaku tidak berbeda dari akan mobil mengambil sudut: benda longgar (manusia dan hewan akan bertindak seperti receh atau secangkir kopi di dashboard) akan meluncur sekitar,


  2. @kamerad_yoyo
    Terima kasih atas komentarnya. Tulisan ini bertujuan merangsang pemikiran pembaca, agar berpikir “out of the box”, bahwa ada pemikiran lain tentang dunia ini.

    Untuk referensi tentang “flat earth”, anda bisa membacanya di sini:

  3. Prime permalink

    pernyataan ini mirip ama pendukung2 Aristoteles ketika mereka berdebat dengan Galileo Galilei. Bukti bahwa bumi itu bulat? Ferdinand Magellan aja bisa ke asia lewat jalur barat. Ente jg kalo ke Amrik naik pesawat terbangnya ke timur biar deket.

  4. maaf ya…kalo aku copy posting Anda tapi tenang saja karna saya tetap akan melampirkan website Anda.

  5. irvan permalink

    sorry,.. pendapatnya kurang masuk akal, selain karena tidak didukung teori yang bagus juga nda ada data-data yg valid..! pertanyaan simple saya, jika bumi ini datar, gimana proses terjadinya siang dan malam??

  6. Vera permalink


    Kan diatas udah dikasih tau bagaimana proses terjadinya siang dan malam dalam concept bumi datar..

    Ngak baca yaa…?

  7. Hahahahahahahahahahahahahahahahahah

  8. Vera permalink

    Koq ER ketawa siihh, Emang lucu yaa..?

  9. Mungkin abis makan telor kura-kura dengan sop kalajengking kali

  10. gemana ne? permalink

    bagaimana penjelasan dengan antartika. bukannya sudah bisa dikelilingi oleh manusia? baik dari timur ke barat maupun dari utara ke selatan.
    Jika NASA bisa menciptakan teknologi pencitraan dan komputer canggih, mengapa NASA tidak bisa menciptakan pesawat luar angkasa yang bisa menembus atmosfer?
    Ilmu pengetahuan itu tidak terbatas karenanya aplikasi juga tidak terbatas. Anda mempublish ini berarti anda membatasi ilmu pengetahuan manusia.

    Nah Kalau di artikel diatas, antartika itu dikatakan sebagai dinding pemisah yang hanya bisa dikelilingi jika kita bergerak dari barat ke timur (atau sebaliknya) dan ketika kita bergerak ke selatan, kita akan menemui dinding pemisah.

    Ada bukti manusia tidak pernah mengelilingi bumi dari utara ke selatan?
    Manusia sudah bisa membuktikan ketika bergerak dari ujung utara antartika menuju selatan, maka akan menemui ujung benua antartika yang lain, bukan dinding pemisah.

    • arya permalink

      belum pernah sekalipun manusia menjelajahi antartika.. mereka masih dipinggiran saja dan itu melalui kapal hanya berkrliling dipiggir saja.. karena cuaca sangat extrim..

      • people of MU permalink

        terus bagaimana tentang pendapat bung prime di atas tentang ketika kita di indonesia dan hendak ke amerika memakai jalur timur, jika memang bumi itu datar apa jawatan penerbangan komersial tidak kacau kang?

      • globe permalink

        arya kmu yakin bner bumi datar udah pernah liat apa cuma baca tulisan trus seluruh alam semesta ada di atas bumi kaya di tampung gitu ya alam semesta nya sama bumi semua galaksi juga ada di atas bumi.
        coba jelasin tentang bulan sabit bulan purnama bulan yg cuma setengah kalo matahari ngelilingi bumi ngga ada malam dong trus kiamat dong jelasim gimana.
        teori bumi datar cukup menghibur daftar stand up dong.wkwk

    • asu permalink

      manusia sepintar apapun dan teknologi secanggih apapun itu terbatas boss, dari mana dasarnya ilmu pengetahuan ga terbatas..yg ga terbatas itu cuma kekuatan Tuhan, inget semua otak manusia yg ciptain siapa

  11. upik permalink

    eeeee, bukannya sudah jelas ada foto bumi yang diambil dari satelit, di foto itu buminya bulettt ??

  12. WSah seru nih… ^_^
    Klo emang ga percaya bumi itu bulat sekarang bisa ga buktiin bahwa yang kita lihat, denger, rasa, alami dan lain-2nya yg berkaitan dengan indera kita, itu adalah “nyata”, dan bukan hanya sekedar manipulasi sinyal-2 yg deterima OTAK. Dan apakah benar otak itu ada, atau hanya sekedar manifestasi jiwa kita.
    Untuk simplenya, benerakah warna merah yang kita sama lihat itu benar-benar sama “merah” (yg buta warna minggir dulu yaa 😛 )…?

    • ihrom permalink

      warna hanya ilusi… dipengaruhi panjang pendek gelombang cahaya.. coba klw listrik padam.. semuanya gelap..nothing..//

      • Raizan permalink

        Hanya mengingatkan, hitam juga merupakan salah satu warna

  13. auah permalink

    ah, goblok bener percaya bumi itu datar. blogger idiot

  14. auah permalink

    sori aq salah baca bagian ini :

    Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!.. gw kira yg percaya bumi itu bulat..

    maaf ya, bukan blogger ini…tapi orang yg percaya kalo bumi itu datar…

    • arya permalink

      emangnya kamu pernah liat dengan mata kepala sendiri kalo bumi itu bulat??

      • permalink

        emangnya kamu pernah liat dengan mata kepala sendiri kalo bumi itu datar??

      • Yap
        Memang kamu pernah lihat bumi itu datar ?
        Memang kamu pernah lihat ujung bumi ?

      • Riyan permalink

        Kalo bodoh boleh tp jangan keterlaluan arya,,,!! 😂 knpa gak sekalian aja bilang bumi ini bentuk love biar muka loe jd warna pink,,,bodoh dipelihara!!

  15. dr andrew permalink

    Memang bumi itu merupakan suatu dataran jadi bukan bulat atau globe.banyak teori yang menyanggah bahwa bumi bulat.saya ada 100 bukti yang bisa dipakai untuk membuktikan bahwa bumi benar-benar datar.di Qur’an dan Injil pun disebutkan bahwa bumi itu hamparan atau dataran..Udah banyak ilmuwan yang membuktikan bahwa bumi itu flat/datar..Coba cari sendiri artikel-artikel yang memuat tentang teori bumi datar serta bantahan terhadap teori bumi bulat/globe.semua tiu memang konspirasi politik tingkat tinggi..

    • Mr Professor permalink

      Aku tau kalo yang buat posting percaya kalo bumi itu bulat diliat dari kalimat terakhir,tapi
      orang2 yang coment percaya kalo bumi itu datar kayak ini……..sungguh terlalu!

      Orang2 jaman dulu teknologinya masih tergolong primitif,jadi kalo memperkirakan bentuk bumi itu asal2-an.Kok orang2 yang sudah di
      era komputer & nanoteknologi malah percaya
      orang jaman dulu?!

      “Banyak ilmuwan yang membuktikan bahwa bumi itu flat/datar….” itu ilmuwan pasti kalah kalo adu cerdas ama anak SD,wkwkwk….
      guoblok! blok! pol! XD

      • fikri permalink

        Hee goblokk sebelum ada nasa peta yv digunakan yaitu peta datar dan lambang pbb pakai peta datar….ini semua knspirasi tingkat tinggi tdk dpt dijelaskan sebentar menyangku masalalu dan ribuan motivasi dlm berkonspirasi…manusia sudah dicuci otaknua sejak ratusan tahun

    • arya permalink

      setuju bro..

    • Lalu pernah gak sih kamu lihat ujung bumi ?
      Ada foto dari kelompok mu gak yang percaya bumi itu datar ?
      Apa kamu mau bilang disembunyikan oleh ilmuwan ?
      Wkwkwkwk , jelas banget kalau kamu dibohongi oleh para penyesat
      Kalau pun bumi itu datar , pastilah sejak dulu sudah ada dokumentasi atau foto tentang bumi itu datar dan ada ujungnya
      Lagipula bulan , matahari , mars dan planet lain pun bentuk nya bulat tidak datar

    • ramabayu yusuf permalink

      tolong sebutkan Quran surat apa ayat berapa dan terjemahan siapa , dan injil chapter berapa terjemahan siapa ? dasar harus jelas dalam argument. tidak ada yang tolol dan pintar. yang ada adalah orang berpendapat dan dapat membuktikan

  16. Saya sepakat kalau semua itu hanya konspirasi,
    sebab saya sendiri blm pernah tahu kalau bumi itu bulat…
    Jadi, Saya sepakat dengan pernyataan saudara.

    • arya permalink

      sepakat bro…

    • Ya kalau begitu jadilah astronot lalu pergi ke bulan dan foto lah bentuk bumi
      Dan buktikan kalau bumi itu datar

      • Yulita permalink

        blm ada satupun org yg bisa pergi keluar angkasa, karna bumi punya pelindung tersendiri yg tidak bisa dilewati, dan foto foto yg dipublikasi NASA semuanya bohong, itu semua demi politik.

      • Bumi itu punya pelindung sendiri ?
        Maksudnya atmosfer kan
        Itulah gampang
        Yang susah pas lepas dari bumi karena adanya gravitasi
        Lagipula juga ada kemungkinan kalau para pemuka flat earth hanya ingin mengalahkan nasa / as secara ekonomi dan politik dengan memberikan teori flat earth kepada khalayak umum
        Coba baca lagi buku sd kelas 5
        Atau jangan jangan belum kelas 5 sd ya ? Ckckckck

    • Raju permalink

      Kau cari dimana ujung bumi…bodoh kali kau…pakai logikaa…

  17. mr.X permalink

    dsar yg bikin blog ne emang gila,,gag msuk akal bgd klo bumi tu dtar,,dtar nenek lo peyang,,muka lo tu yg dtar,,kwakakakakakakz

  18. Hahaha…

    Betul juga tuh. Kita semua sebenarnya lebih mudah membawa bumi kemana-mana di dalam tas. Bahkan di dalam saku.
    Pemikiran yang aneh…. tapi asyik juga lho ~ !
    Gimanapun kita bisa merasa tenang di muka bumi karena kedatarannya. Orang yg tinggal di gunung saja mengalami kerepotan akibat permukaan yang tidak rata.
    Walhasil… bumi yang datar ini ternyata lebih menjanjikan daripada bumi bulat.
    Ingat saja bola kaki, Globe, dll. semua di buat dari lembaran datar kok.. hehehe.
    Kalo kamu bikin objek 3D pada Cad Designer, tetap saja si perancang menempelkan foto atau image lembar datar pada permukaan bola 3D.. tul khan ?
    Dasar kamu emang gila benar. atau sebaliknya emang benar gila.
    PR untukmu…
    1. apa isi di bawah muka bumi ini ?
    2. apa kamu yakin bentuk atom itu bulat / ellipse ?
    3. ada di Al-Quran, pada saat Kiamat, langit digulung seperti lembaran… nah itu juga yg bikin ku bingung…
    Selamat berfikir dalam 4D.

  19. safrudin permalink

    bagaimana fakta orang terbang menuju kesatu sisi bumi akan kembali ketempat semula??? ayo

    • Herman Prasetyo permalink

      karena mengikuti arah garis khatulistiwa.. yang sebenernya bukan lurus tapi meingkar 😀

  20. ihrom permalink

    Mata (Kamera Buatan TUHAN) aj melihat sebuah pensil di dalam gelas yg di isi air terlihat patah (harusnya lurus).
    = bumi yg DATAR (dihamparkan) terlihat BULAT waktu NASA menggunakan Kamera (Buatan Manusia) tuk memotretnya
    so.. what’s wrong whit that….//??

  21. setahuku bumi dan alam semesta dibentangkan oleh Allah SWT, ada di quran dan hadizt. jd aku jg percaya klo bumi belum tentu bundar, aku percaya ada teori konspirasi.
    ga perlu cari bukti ilmiah, buang2 waktu dan tenaga.
    klo kalian semua muslim berarti harus yakin dengan kitab Alquran, klo bumi itu dibentangkan.
    klo masalah siang malm atau orang jalan ke utara muncul di selatan,bagi Alloh “kun fa ya kun”, terjadi, terjadilah.
    its so easy bebeh….
    jangan tanya kenapa, bs gila nanti, bener sy serius…

    • ridwan permalink

      hi hi…selamat…anda sudah gila..:)

    • BUMI permalink

      salah dlm surah Al-Baqarah:22“Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan (firasy) bagimu.” baca bagimu

      • Dhana permalink

        Hamparan. Bukan berarti datar. Maksud dari ayat itu untuk tempat berpijak. Itu translate sederhana. Aslinya ayat itu memakai kata “Dahaha”(Arab)
        Dahaha=dihamparkan(tempat berpijak)
        Dahaha= bulat telur.lebih tepatnya merujuk ke telur unta.

        Jika bumi datar. Allah tak mungkin memakai kata Dahaha.

  22. dts permalink

    I dont know whats wrong in your mind.Iqra….Iqra Bismirobbikalladzi kholaq.Baca dengan menyebut nama Tuhanmu.Tidak perlu dicari kebenarannya karena Allah Maha Benar, Allah Maha Mengetahui, Allah Maha Pandai.Yang perlu bagi kita adalah bagaimana cara kita mensyukuri apa2 yg terjadi di jagad raya ini tanpa harus mempermasalahkan teori bulat atau datarkah bumi ini.Manusia perlu ilmu pengetahuan dan perlu mencari ilmu supaya kita tetap bersyukur…tapi tidak ada yg pasti di dunia ini selain kehendak Allah. Tanpa bermaksud menggurui. Hanya hindarkan diri dari Su’udzan (buruk sangka).Bumi bulat atau datar, yg paling penting kedamaian di dunia tercapai (inget gara2 lambang PBB di atas,hehehe…)

    • Riza Kholifah Akwan permalink

      Justru iqra itu artinya baca, menurut anda baca itu apa ?, Ya jelas baca dalam hal mempelajari mencari tau kebenaran, sehingga mendapat hikmah nya, jangan ber argumen jika anda belum meketahui makna sebenarnya, lebih baik anda banyak membaca, agar mengetahui kebenaran sehingga memiliki pijakan untuk mengeluarkan pendapat

  23. odNi permalink

    Menurut para ulama, bumi itu bulat. Seperti Ibnu Hazm dan sekelompok ulama lainnya meneyebutkan bahwa ulama telah sepakat (berijma’) bahwa bumi itu bulat. Artinya semua bagian bumi saling berhubungan yang menyebabkan bentuk planet bumi seperti bola. Meski demikian Allah telah menghamparkan permukaan bumi ini untuk kita dan Dia telah menempatkan gunung-gunung di atasnya dengan kokoh, menempatkan hewan dan laut di atasnya sebagai karunia nikmat Allah untuk kita. Allah berfirman (yang artinya):

    “Dan (apakah mereka tidak melihat) bumi, bagaimana ia dihamparkan” (Al Ghasiyyah: 20)

    Jadi, bumi diciptakan Allah untuk kita dalam keadaan datar dilihat dari permukaannya sehingga manusia dapat hidup di atasnya dan tinggal di atasnya dengan nyaman. Fakta bahwa bumi bulat tidak menafikan bahwa permukaan bumi adalah datar (dihamparkan -red). Karena sesuatu yang berbentuk bulat dan berukuran sangat besar jika permukaannya datar maka permukaan tersebut akan terhampar. Ya.

  24. roe permalink

    keren gan…

  25. ceroiz permalink

    iki masih percaya bumi datar
    buka adja qs. an-nazia’at ayat 30
    yg dimaksud hamparkan ialah ……….

  26. Konyol tapi keren…

  27. claudyusuf permalink

    ya benar jika kita ke selatan maka akan menemukan dinding es yg besar karen kita akan bertemu kutub selatan. . .tapi jika kearah timur terus menerus maka kita akan kembali ketempat semula lagi. . .lalu kenapa saat perahu menuju kedaratan yg pertama terlihat adalah atapnya atau layarnya dulu terus secara perlahan terlihat badan kapalnya itu bukti yg kuat bahwa bumi bulat. .

    • Fine permalink

      Kapal yg menghilang bagian bawahnya dulu karena perspektif mata. Kalo kita pakai teropong akan terlihat lagi secara utuh. Itu bukti bahwa bumi datar.

      • Raju permalink

        Dimana kau temukan tepian bumi…pakai otakmu brfikir

      • Edi m nur permalink

        Saya setuju dengan anda,ada sedikit pertanyaan kenapa waktu puasa di bagian bumi utara lebih panjang daripada bumi bagian selatan logikanya seharusnya menurut peta flatearth bumi bgn selatan waktu puasa lebih lama dari utara

  28. watzwatz permalink

    ha ha ha ha…
    kek nya di u bilang bumi bulat konspirasi tingkat tinggi?

    U bilang Nasa membuat berita palsu demi uang untuk penelitian?
    secara gak langsung u menyangkal foto” dan video yang di perlihatkan satelit…..

    Sekarang saya lihat teori bumi datar aja gak punya foto bumi datar sama sekali mo palsu ato asli juga gak ada…..

    Bisa perlihatkan Foto dari luar angkasa seperti apa bumi datar?
    sama hal nya dgn NASA jika anda dapat memperlihatkan foto bumi datar saya anggap itu adalah palsu…..

    Bumi datar sendiri g pny bukti yang kongkrit …

    jika teori bumi datar asli dan teori bumi bulat rekayasa…

    Kenapa bukti Teori yang rekayasa lah yang kongkrit bukan seharusnya teori yang asli seharusnya memiliki bukti yang kuat?

    tentang ke luar angkasa itu palsu? bagaimana telekomunikasi skrg di buat?
    bagai mana orang” mengetahui peta dunia yang berbentuk kepulauan yg bisa di lihat lewat satelit….

    Orang yang membuat teori bumi datar saja belum tentu bisa ke luar angkasa [rekayasa / asli]

    teori bumi datar hanyalah omong kosong belaka…
    Jika bumi datar hampir semua teori berubah…

    Termasuk teori Kecepatan Cahaya

    di jelaskan di teori bumi datar bumi tdk memiliki rotasi .. matahari lah yang mengitari bumi…

    apa yang terjadi dgn medan magnet seluruh planet?

    jika matahari ada di atas bumi 4000 mil sepanas apa bumi ini?

    Jika matahari di atas bumi tidak akan ada malam bukan?

    Jika seluruh planet dan Matahari berada di atas bumi bergerak ke atas akan ada planet yang bertabrakan dgn bumi termasuk matahari krn pada peta di atas bumi dpt bertahan dalam keadaan matahari 4000mil di atas bumi hal tersebut hanya memiliki 1 kemungkinan yang membuat bumi bertahan yaitu massa matahari lah yang lebih kecil dari bumi…

    jika seperti itu seharusnya ada perbedaan kecepatan gerak antara matahari dgn bumi , seharusnya sdh dr awal matahari meninggalkan bumi jauh lebih cepat / sudah bertabrakan dengan bumi …………

    Seperti apa medan magnet bumi jika dataR?

    dinding es ?
    bukan kah sudah ada yg melewati kutub selatan?

    • Sip bro
      Saya setuju sama kamu
      Mereka jelas gak bisa jawab ataupun kalau jawab pasti asal atau jawab tanpa logika atau bisa juga mereka jawab itu juga ada dikonspirasikan (disembunyikan) oleh pemerintah dan PBB

  29. POSISI MATAHARI yang di gambar itu akan membuat bumi mengalami siang terus.
    Gimana sih cara bikin teorinya?

  30. urang bandung permalink

    Setuju banget nich sama pendapatnya oom donny.

  31. sudah.sudah… jangan bertengkar.
    cepet sana pada cuci tangan cuci kaki terus bobok.
    besok terlambat sekolah lho

  32. Pengkaji Ilmu permalink

    Menurut teori bumi datar, bagaimana menjelaskan gerhana matahari dan gerhana bulan?

  33. absurd junkee permalink

    yang percaya bumi datar kudu diculik buat dibawa ke luar angkasa nih….atau harus sering diajak jalan2 keliling bumi kali yah…. ah, malah keenakan nanti… hahaha

  34. sams permalink

    kalo bumi itu datar bisa gosong kena sinar matahari toh karana matahari hanya berputar di satu sisi, di kutup utara tak muncul es

  35. saya permalink

    Yaelah pada serius amat…
    Pada nggak baca kalimat terakhir di tulisan itu ya??
    Cape deh….

  36. dayad permalink

    dalam al quran mengatakan bumi iti berbentuk seperti telur burung unta..carila sendiri..kalau ada dinding ais tinggi,berapa mtr cipta roket nuklear 2 pun x boleh lepas dinding 2 ke..bagi golongan yang mengatakan bumi ni datar,buat kutipan uwang dan buktikan bumi ni bukan bulat dengan cara pergi tengok sendiri..

  37. dayad permalink

    malaysia juga sudah ada astronut..bumi itu memang bulat

  38. benn ortho permalink

    hahaha embel2 yg dibawahnya itu lho …
    Bikin orang salah paham kalo nglewat bacanya …
    Lama2 bisa menyesatkan anak2 yg belum bengerti apa2 mengenai sistem tata surya …
    Alhamdulillah hari ini keluar THR, banyak uang banyak bonus …
    Moga membawa berkah …

  39. didittrek permalink

    yah itulah kelakuan orang yahudi.memutar balikkan fakta.

  40. fahmi permalink

    teori ngaco, kasih tau dong bumi naik 1 g itu apa?

  41. Chris permalink

    hahaha dasar org dodol emang sok tau. padahal dia sendiri belom pernah keluar angkasa. kapan loe keluar angkasa baru loe upload fotonya disini… Orang dodol didukung lagi sama dodol2 lainnya wakakak

  42. mrjava01 permalink

    sebenarnya teori ini dalam dunia modern sudah ada namanya adalah “flat earth society” yg berdiri tahun 1956. mereka adalah para komunis Soviet yg bersaing dengan Amerika saat perang dingin, dan merupakan komunitas yg paling gencar menyebarkan pemahaman “konspirasi bumi datar” yg salah satunya berpendapat bahwa pendaratan manusia di bulan adalah suatu kebohongan belaka.

    Dalam islam sendiri, para ulama muslim seperti Ibnu Khaldun, dan Muhammad al Idris meyakini bahwa bumi bulat.

  43. Mr Professor permalink

    Ini posting apaan sih?!Teori ini gak masuk akal,keliatan dari bukti2nya yang Nggak masuk akal dan gak sesuai LOGIKA!
    Ini bukti kalo bumi itu benar2 bulat!

    Pertama – Gerak semu matahari:

    Kemiringan poros Bumi yang menyebabkan matahari berada di posisi antara 23,5°LU ke 0° Garis Ekuator sampai 23,5°LS (4 kali dalam setahun,yaitu 21 Mar,21 Jun,21 Sep,21 Des) serta jarak dari 23,5 LU ke 23,5 LS lebih dari 4000km.Jika Bumi datar berbentuk silinder maka kutub utara tidak ada es karena mengalami siang selamanya.

  44. Mr Professor permalink

    Kedua – Sinar matahari dan bulan dapat merambat di atmosfer,efeknya pada bumi bulat,”cahaya redup muncul lebih dulu 1 jam sebelum matahari terbit. Sebaliknya setelah terbenam,cahaya matahari masih terlihat dan redup sampai 1 jam lebih.Ini juga terjadi pada bulan tetapi di samudera”
    .Jika bumi datar, maka semua permukaan bumi selalu terang,kutub selatan agak redup.

  45. Mr Professor permalink

    Ketiga – Aurora terjadi setelah badai matahari,’sun flare’ dari ledakan menabrak ‘magnetosfer’ menjadi cabang menuju kutub utara dan selatan,lalu kedua ujungnya menabrak ‘ionosfer’ dimasing2 kutub dan terjadilah ‘aurora’.Hanya bumi bulat bisa mengalami fenomena ini.Jika bumi datar,medan magnet aja gak jelas bentuknya,kutub selatan di tepi sedangkan utara di tengah apalagi matahari di dalam ‘magnetosfer’ bumi,malah aurora muncul disemua belahan bumi karena ‘sunflare’ langsung mencar gak nabrak magnetosfer.

  46. Mr Professor permalink

    Keempat – Gerhana,kalo bumi bulat,peristiwa ini sangat aman bagi bumi.Tetapi kalo bumi datar ini adalah kiamat,karena ketinggian matahari dan bulan sama,maka pada saat gerhana matahari,matahari akan bertabrakan dengan bulan dan jadilah SUPERNOVA!

    Pada bumi datar sudah jelas gerhana bulan tidak akan terjadi!

  47. Mr Professor permalink

    Dan yang kelima adalah rasi bintang,kalo bumi bulat tidak semua rasi bintang dapat terlihat bersamaan,selalu bergantian dari januari sampai desember(seperti pada setiap zodiak dan tanggalnya).Kalo bumi datar,semuanya terlihat bersamaan dan gimana cara liatnya lha bumi datar selalu siang 🙂

  48. Mr Professor permalink

    Dari semua bukti bahwa bumi itu bulat adalah fakta! dan tak terbantahkan,juga ada bukti lain tetapi sangat panjang jika di komen di sini.

    Inilah yang menunjukan teori bumi itu datar adalah bualan lanjutan dari isu ‘manusia pertama di bulan yang katanya adalah konspirasi dan rekayasa’.sekian


  49. Mr Professor permalink

    Kalo di-pikir2 konspirasi manusia pertama di bulan katanya juga bualan yang merusak prestasi dan citra NASA di mata dunia,saya pernah melihat artikel di suatu website yang menjelaskan bukti ‘manusia berjalan di bulan’ itu nyata,konon bukti jejak kaki astronot NASA di bulan bisa di lihat di teleskop Hubble dan teleskop2 raksasa di belahan bumi…

    • Edi m nur permalink

      Maaf ya profesor kalau manusia pernah ke bulan pertama di lakukan nil amstrong cs,kenapa enggak ada pendaratan bulan ke dua ketiga dan seterusnya,padahal teknologi semakin canggih

  50. Mr Professor permalink

    Artikel tersebut menjelaskan isu manusia pertama di bulan itu konspirasi itu juga bisa dari bualan politikus2 negara2 superpower (Rusia,China,bisa juga amerika sendiri)dan itu saja masih tebakan…

  51. Mr Professor permalink

    Lagian isu2 kayak gini bisa juga dari fantasi orang2 yang ‘terlalu’ pada sains,misteri atau politik yang plesetkan sumber2 yang sebenarnya,gak usah di anggap.

  52. Reina permalink

    YA TUHAN!!

    ini nih jeleknya masyarakat Indonesia, gampang menilai tanpa ngeliat lebih jelas dulu.

    • hardiono permalink

      Setuju !

      Satu-satunya kalimat yang asli dari yang punya blog ini adalah kalimat terakhir. Dia sendiri masang artikel copy-paste ini karena dia anggap artikel ini lucu.

  53. marsha permalink

    waah mr professor lah yg bikin semuanya jadi jelas. kalo yg bikin blog dia cuma cari sensasi kali yaa. dia cuma bisa posting tapi gak mau dipikirin jalan keluar masalahnya.

    makasih dengan adanya thread ini aku jadi semakin yakin kalau bumi aku tercinta ini emang bulat

    muach :3

  54. Mr Professor permalink

    Aku nggak nyalahin yang buat blog ini bodoh,krna dari kalimat terakhir dia ngga percaya bumi itu datar.Tapi yang coment percaya kalo bumi itu datar & yang membuat konspirasi ‘bumi itu datar’ ini yang benar2 kelewatan bodohnya.

  55. zaidin permalink

    bodoh.. bumi berbentuk sfera.. dpt dibuktikan dgn fenomena gerhana bulan..

    • Hamba Allah permalink

      jgn gaduh2… banyak bukti sains yg bumi ini x berbentuk bulat.. dalam al quran pun sudah dinyatakan.. cuba fikir… kalo bumi berbentuk bulat, mesti lah ade dua arah kiblat… kalo bumi berbentuk bulat, tiadalah negara di barat dan selatan.. kalo bumi berbentuk bulat, kenapa amerika kalo nak pergi ke jepun kena lalu melintasi benua afrika, kenapa x terbang je ke jepun (kerana kalo bumi berbentuk bulat , benua amerika dan asia sangat dekat).. memang betul , manusia tidak pernah sampai ke bulan, hanya nabi muhammad saje yg pernah naik ke langit. Gambaran bumi berbentuk bulat yg kita lihat di majalah adalah di edit saje..

      • Mr Professor permalink

        Gimana sih?Masih lupa dengan rasi bintang,aurora,cahaya terlihat lebih awal 1 jam sebelum matahari terbit,medan magnet & sinar matahari sama bulan merambat di atmosfer bumi ya?
        Bukti2 itu adalah fakta yang mutlak kalo bumi itu bulat.
        (Baca lagi comment yang tadi)

      • Charles permalink

        Jauh amat amerika ke jepang lewat afrika?!Perasaan Amerika kalo ke jepang cuma lewat pasifik.Aku liat fi berita,Saat Panglima Amerika ke Jepang dengan kapal induk dari San Fransisco ke Tokyo untuk bahas masalah markas Air Forcenya amerika di okinawa,jepang.Tu berita bisa dijadikan bukti kalo bumi tu bulat ya gan?! XD

      • ridwan permalink

        anda sedang serius atau melawak???

      • Logika Bermain permalink

        salah tangkep lo njenk, mendingan belajar lagi sonoh lu ke SD :v

        nie soal kiblat = menurut ane kalo kiblat tergantung tempat, jika di inggris kiblatnya ntu ke arah timur (kan kota mekkah/ kabbah dari inggris ntu arahnya ke timur), dan kita indonesia ke arah barat. Lah pake logika dong dikit napa :v

  56. Wah Postingan Laku nih, ,
    bumi itu Kotak kaya tempe

  57. Mr Professor permalink

    Kalo bumi datar,bumi datar yang seperti piring bisa pecah karena tertekan momentum pergerakan medan magnrt bumi!
    Bayangkan saja,susunan lapisan atmosfer saja terbentuk karena tekanan medan magnet bumi,ingat medan magnet planet memiliki kekuatan yang sangat besar (Komet shormaker-levy9 pecah sebelum menabrak jupiter karena medan magnet jupiter yang sangat kuat).

  58. daran permalink

    kalo mau menyesatkan silahkan, kalo mau diskusi silahkan. Bagi saya sah-sah saja. Tapi jangan memaksakan kehendak. Memaksakan kalo pendapatnya paling benar di atas yang lainnya. Kasian orang2 yang tdk mampu berpikir ke arah sana. Ngikut aruuuuuus terus. Mungkin ini yang akan disantap oleh pembuat blog ini. Jika tukar pendapat jangan memaksakan pendapat ya? Ntar buntutnya debat kusir yg sampai kiamat pun gak bakal ada habisnya…..

  59. Dennis permalink

    gwa rasa yg punya blog ini akhirnya bisa liat bahwa org Indo rata2 emang mudah kena provokasi… blom2 apa udah ngomel. ngak liat apa kalimat terakhir artikel ?

    sekalian dah gwa ikut2an dodol……. nih komen gua :

    nice infonya gan… 😉

  60. udinsedunia permalink

    ngapain NASA dll bikin konspirasi bumi datar..mending bikin konspirasi lainnya yg lebih masuk akal seperti :
    1. Pendaratan Manusia di Bulan
    2. Insiden Roswell
    3. Planet Mars Face, Moon Statue
    4. Area 51
    5. Crop Circle
    yang namanya teori konspirasi itu pasti untuk menutupi sesuatu seperti fenomena Gunung es…

  61. wakakakaka

    lucu nya manusia ini
    NASA mengambil foto dan berulang”

    sedangkan anda masih dalam keaadaan tampa bukti
    memang gila

    • akang permalink

      Bro baca dulu kata2 trakhirnya tu bloger.. jgn asal mangap..!

  62. Jabal musyafir permalink

    :)Udh djlskn dlm kitab2 allh s.w.t bhw bumi bukn dlm bntuk bulat, mengpa trjd siang mlm,krn jrk pandang mata qt hny trbts,cob lo bisa dtmbhi lg bukti2 spy kuat,jmn skrg tekno cngh itu krn qyt bljr dr org dlu yg udh mengunakn alt,org skrg tingal menyempurnakn,tp yg maha sempurna ttp allh s.w.t

    • Logika Bermain permalink

      Lah justtu itu, kita manusia makin lama alat makin canggih :v

      Ntee temen si herp ya? :v

  63. YOSIE permalink

    wahahaha….bloger ini bis mabok apa y…?
    g percaya bumi tu bulat gara2 g buktiin sendiri…?

    o percaya ma tuhan g…?

    jangan2 lo baru percaya tuhan kalau lo dah ketemu tuhan

  64. bagong permalink

    utk membuktikan bumi datar/bulat…… bor saja sampai puol nggak bisa lbh dalam lagi…. kalau tembus ke tempat yg sesuai teori bumi itu bulat …. berarti bumi itu bulat. kalau tembusnya …… plung…… seperti ngebor papan….. berarti bumi itu datar……. ayo rame2 cari sponsor untuk ngebor…. he he he

  65. jakakurnia permalink

    Yang percaya bumi itu bulat, bakal direbus di neraka, entar kaya telur rebus,
    Yabg percaya bumi itu datar, bakal digoreng di neraka, entar kaya telor dadar,
    Hue hue hue…

    Nice posting gan…. ane yang lagi sedih bener-bener ngakak baca postingan sama komen-komen dimari.

  66. Ki Joko Bloon permalink

    Kalau bumi ini datar, kayak martabak manis, yang sisi-sisinya adalah kutub selatan dan tengahnya adalah kutub utara, lalu bagaimana menjelaskan fenomena bahwa di kutub selatan terjadi siang hari selama 6 bulan?

  67. Yudis permalink

    Bumi bulat atau pipih..? Jawaban’a ada pd 2mata kompas. And prmukaan air yg cembung (bkn air dlm gelas tp air d laut lepas) ktika kapal brlabuh yg prtama kelihatan adl bagian atas kapal dahulu d susul bgian bawah.
    Dan adanya gerhana bulan yg trtutup bayangan bumi

  68. alah, yang nulis blog ini padahal make hp juga. hp menggunakan satelit. satelit diluncurkan tentu tidak sembarangan dalam menempatkannya. jadi perlu pendefinisian koordinat satelit. pendekatan yang masuk akal adalah dengan konsep latitude-longitude. konsep ini hanya masuk akal dijelaskan dengan bentuk bumi bulat.

  69. dewanaga permalink

    Buat sekte sesat wahabi, akal sehat ato nalar, engga penting-penting amat, toh hari-hari juga akalnya jarang dipake. Yang pertama dan yang utama adalah bagaimana mereka meyakini penuh ato bertaqlid buta sama ulama-ulamanya. Apapun fatwa ulamanya, pasti mereka takzimi.

    Ulama wahabi (meski ulama tuna netra) bilang bumi datar, mereka manut. Ulama wahabi berfatwa matahari mengelilingi bumi, mereka katut. Ketika ulama wahabi berujar bahwa tuhannya yang punya muka, mata, hidung, kuping, tangan, betis dan kaki, duduk-duduk diatas arsy yang ada dilangkit ketujuh. Dan tuhannya kadang lupa dan sakit, mereka pasti manggut-manggut.

    Mengapa dimata wahabi dunia harus datar..?. Karena kalo bulat, pemahaman “atas” tidak akan sama. Pengertian atas untuk sebagian penduduk bumi, adalah menjadi bawah bagi penduduk bumi yang lain. Itu yang mereka engga terima, karena tuhan harus senantiasa berada diatas, duduk-duduk diatas arsy.

    Jadi, faham primitif dunia datar itu, dibutuhkan untuk mendukung faham lain yang tidak kurang absurdnya, yaitu tuhan berada diatas. “Diatas” dalam arti harfiah atau tekstual.

    Ketika arsy belum diciptakan tuhan, tuhannya ada dimana ya?
    Koq Tuhan tergantung sama ciptaannya sendiri.

  70. shaun permalink

    Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat buat pemilik blog ini, karena telah sukses memancing keingintahuan pembaca.
    Kedua, masalah bulat atau datar, paling sah, paling valid, kalau jadi astronot dan bisa liat dengan mata kepala sendiri.

    Makanya…. jadi astronot….

    • akang permalink

      Makanya baca ampe selesai jgn asal komen.. lihat kata2 terakhir..!

  71. Manguni permalink

    salah satu bukti bahwa bumi itu bulat adalah ketika kita berada di tepi pantai dan memandang ke arah laut, pasti ada semacam garis yg membatasi pandangan kita sekalipun kita memakai alat bantu penglihatan seperti monocular ato binoculer…..Nah kalo bumi itu datar berarti ketika kita berdiri di atas gunung Everest, berarti kita bisa lihat paling tidak ujung monas….tapi itu semua tidak terjadi karena bumi itu tidak datar….kalo masih ada yang bilang bumi itu datar, sebenarnya itu hanya merupakan kompensasi dari kenyataan bahwa sebenarnya mukanya yang datar….hehehe…

  72. nopli permalink

    hahaha,,,saya waktu kecil belum sekolah mengira bumi itu datar,,,hamparan yg luas,,,sampai sekolah dasar pun saya pernah berdebat tentang bumi,,kata teman saya bahwa bumi itu bulat,,lalu saya meng iya kan dan berkata “iya bumi itu bulat tapi kita berada didalamnya,bukan diluarnya”,kata saya.
    ya teori saya sama seperti teori yg beranggapan bahwa bumi itu datar dan memiliki kubah,
    dulu semasa kecil..lucu sekali,,belum gede tapi udah debat mikirin bumi,,,,hahaha,,pokoknya lucu sekali dech,,,e skg terulang lagi sungguh membuka memori yg sudah lama,,,wkwkwkwk,,,
    biar puas cari sendiri,,lakukan sendiri,,,,,,wkwkwkwkwk

  73. sulis permalink

    Selamat atas orang yg paling bodoh di dunia,yg bikin web ini.Kayaknya itu orang asalnya dr jaman purba,atau barangkali masih monyet sprti teori darwin ya dia.

    • aing permalink

      mata sampean ketutup sendal ya,?wkwkwk buka matanya,baca postinganya yg bener ya ! Liat kutipan di ahir artikel !!

    • akang permalink

      Selamat anda lebih bodoh dri yg buat blog ini..

      Baca kalimat blog terakhir..!! Anda sungguh pintar..

  74. “BRILIANT”. itu kata yang tepat untuk penulis blog ini.. gw pengen ketawa baca komen2nya. sangat menghibur banget.. ckckck… jadi ingat pepatah yg berbunyi TELITI SEBELUM KOMENTAR eh MEMBELI. mantaf sangad bro 😀

  75. bukti paling konkret kalo bumi bulat, gausah pake teknologi, coba aja ente ke pantai liat pasti ada lengkungan kan di cakrawala..

  76. Dominic permalink

    Sungguh terlalu loe pada menentang teori albert einstein.. Payah.. Emang apa bukti nya…. Penipu

  77. sopanyolan permalink

    Чǝлƍ bilang bumi brbntuk bulat.bgaimana dg teori xlo prmukaan air itu tingginy sllu sma???atw datar???

    • Deo permalink

      Karna memiliki Gravitasi bang, dan bagaimana kalau bumi itu datar sesuai apa yang telah diperdebatkan ini? Bagaimana Gunung dapat meletus dan sudah jelas diteori tersebuh bahwa Gunung mempunyai perut untuk menyimpan Magma.. dan dibuku juga terbesit didalam isi nya bahwa bumi memiliki berlapis lapis sampai menuju ke Intinya..
      Tidak penting datar / bulat.. yang terpenting bagaimana kita bisa menyikapi dan tidak berpengaruh

  78. kodel permalink

    Mantabh nie teori konspirasi bumi datar… atau komunitas dari Flat Earth Society yg beranggapan bumi datar. Tp yg namanya teori hanya sebatas teori, sampe sekarang belum ada fakta2 yg mendukung teori tersebut. 🙂
    Yang jadi permasalahannya bagaimana kita menyikapinya. Setuju atau tidak setuju. klo setuju monggo didukung, klo ga setuju ya ga usah mendeskritkan yg setuju. karena manusia kan bebas mengeluarkan pendapat selama tidak melanggar hukum.

    Tp yg jelas, bumi tidak akan rame klo tidak ada teori2 konspirasi kaya seperti ini… 😀

  79. anto permalink

    NASA memotret bui seakan akan bulat dengan kamera fish eye

  80. hanliu permalink

    lalu kalau di gambar bumi dan bulan berseberangan bagaimana bisa terjadi gerhana????

    terus kalau gue naik ke puncak monas sambil liat pake teropong dikejauhan bisa keliatan menara eifell dong????

  81. permalink

    Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!

  82. oss permalink

    indonesia banget…beda pendapat dikit ribut,,beda teori ribut,, beda pandangan ribut,, beda suku ribut,, beda agama ribut,, beda sekolah ribut,, beda capres ribut..

  83. Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!

  84. petruk78 permalink

    Baca kitab henokh, kitab aprokifa yg tdk disusun dalam injil. Di kitab itu sangat jelas cara kerja matahari, bulan, bintang, dalam konsep Flat Earth. Dan lihat dalam kitab Kejadian, bahwa Allah menempatkan semua benda langit utk bumi di dalam cakrawala (firmament), atau kubah raksasa yg tdk dpt ditembus dg apapun. Jadi artinya ukuran matahari, bulan, bintang, tdk sebesar apa yg kita kira sekarang.matahari hanya sebesar diameter kota Manhattan, dan sinarnya sepert
    Ampu sorot, utk menyinari sebagian kecil area yg disinarinya. Buka aja youtube ttg flat earth theory, banyak penjelasan yg sangat masuk akal disana.

    • Logika Bermain permalink

      logika maen bro, jgn hanya dari kitab teet atow kitab toot aja kalo nyimpulin😂

  85. permalink

    artikelnya menarik, tapi yang lebih menarik lagi endingnya itu loh…..

    “Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!”

    mantap menohok!!! wkwkwkwk….. :p

    • kha permalink


      • Mas kami berdebat bukan karena pembuat blognya tapi gara gara masih ada aja orang yang ngotot bilang bumi itu datar
        Jadi menurut ending di post ini yang ngeyel bukan kami (round earther) tapi mereka para flat earther

  86. Bujoi permalink

    1 + 1=3….
    manis itu sbenernya pahit…
    hewan itu sbenernya tumbuhan…
    ayo siapa yang goblok…..?

  87. yayak permalink

    NASA is lying to us.. sudah ada dokumenter tentang nasa yang berbohong tentang semua hal, kecuali bulan. lihat youtube, penjelasan tentang NASA Lies and the flat earth lebih masuk akal

    • Logika Bermain permalink

      Gw butuh fotonya gan, ntar kirimin dehh kalo ada foto agan lgi selfie di ujung dunia :v

  88. dwi agustina permalink

    Cara menjelaskannya terlalu frontal.terus tidak ada dasar teori yang menguatkan.

    • Akang permalink

      Baca dgn teliti mas bro. Yg bikin blog cuma copas. Yg asli dri dia cuma kalimat terakhir.. naca lagi sana..!

  89. almuksi permalink

    Berikut ini dalil Alqur’an yang biasa mereka pakai:

    firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-Hijr: 19, “Dan Kami (Allah) telah menghamparkan bumi….”. Nah lihatlah, kata mereka, bukankah ayat ini dengan gamblang telah menjelaskan bahwa bumi itu terhampar, dan tidak dikatakan bulat…! Kemudian mereka pun dengan enteng mengkafirkan semua orang yang berseberangan faham dengan mereka.

    adalah firman Allah pada surat Al-Baqarah: 22, “Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan (firasy) bagimu.”

    adalah firman Allah pada surat Qaf:7, “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata…”

    adalah firman Allah pada surat An-Naba 78: 6-7, “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?

    adalah firman Allah pada surat Al-Ghasyiyah : 20, “Dan bumi bagaimana dihamparkan ?”

  90. Jingga permalink

    Mau bulat kek mau datar kek gk ada gunanya berdebat.
    Sok ke kutub selatan sono.cek sndiri pakek mata kepala sndiri.gk ada duit buat kesana?
    Mintak sama presiden sebagai sponsornya. Spa tau malah ketemu jodohmu di kutub selatan sana.
    Rebes dah…

  91. Orang permalink

    Sekarang lu keliling dunia, pake pesawat sendiri. Bikin sendiri itu pesawatnya.
    Lu ke bulan sekarang, buktiin kalo lu ga palsu.

    Ngeblog gini kek taik amat.

  92. Nih yang percaya bumi itu datar
    Pertanyaan saya simpel
    1. Kenapa saat kita menuju ke suatu arah mata angin secara terus menerus akan kembali ke tempat semula ?
    2. Dimana ujung bumi ?
    Ada fotonya ?
    Sudah pernah lihat ?
    3. Kenapa saat kapal berlayar menjauhi kita , lama kelamaan akan hilang dan tidak kelihatan ?

    Coba dijawab dengan logis

    • Dion permalink

      nonton youtube tentang bumi datar. sdh 6 part. semua pertanyaan sudah dijawab dengan sangat logis. logis melebihi buku sains sekolahmu

    • Gadul permalink

      4. Jika berhasil membuat teropong dengan zoom yg besar seharusnya gedung pencakar langit di australia keliatan klo kita liat di pantai selatan dll?

    • Mas dion pfffttt
      Hanya bisa menyodorkan video ?
      Saya kan ingin penjelasan bukan video
      Pernah sekolah kan ?

      Misal ada pertanyaan tertulis saat ulangan
      1 + 1 = …
      Anda menjawabnya dengan
      Liat aja video di youtube tentang hasil 1 + 1
      Lalu benar atau salah jawaban anda ?
      Jelas salah karena yang diinginkan adalah jawaban penjelasan bukan jawaban suruh liat video

      Disini juga membuktikan , para pengikut atau yang percaya suatu teori , benar benar mengetahui atau hanya sekedar percaya kaya kebanyakan orang indonesia yang disuguhi dikit langsung percaya tanpa membuktikan

  93. alfiansyah permalink

    selama ini kita percayakan bumi itu bulat, tapi kita tak pernah bisa membuktikan dengan mata dan kepala kita sendiri kan ?
    kalo cuma lwat citra satelit semua bisa ditipu oleh komputer CGI misalnya.
    Artinya kita tidak benar2 tau bumi itu seperti apa ?
    Jika selama ini percaya dengan bumi bulat dari pelajaran dan berita aja, kenapa gak coba cari tau kebenaran tentang bumi datar juga ?
    yang banyak itu belum tentu benar lo… klo ada yang mau referensi video penjelasan ilmiah nya saya ada.. dari sana kita bisa mengkaji. gak usah debat tanpa data. OK fix ???
    kalo ada yang mau liat videonya email saya di
    terima kasih.

    • yui permalink

      bumi datar??? wkwkwkwkw
      no komentlah,, biarpun di jelaskan dengan seribu macam cara yg meyakinkan sekalipun bahwa bumi ini datar,,,,
      ane angkat tangan dah,,,
      mungkin terlalu CERDASSSS yg nulis postingan ini,
      wkwk wwk

  94. ardy permalink

    ini blog yang cari untung,biar dapat aspirasi publik!!!
    penjelasan bumi bukan sesimple itu,bumi dan tata surya itu sangat berkaitan erat,jadi butuh penjelasan dan bukti yang kompleks.

  95. Gadul permalink

    Keren klo bumi datar
    Bs nyleneh sendiri dr pd planet lain
    Brarti bulan ikutan bundar dong
    Bukan bulat/bola
    Krn yg d liat cmn 1 sisi yg sama trs
    Otak kebanyakan mikirin selangkangan nih yg percaya bumi datar
    Bis tu bikin buku yak dialog dengan jin part 2 yg bahas bumi datar

  96. Anggi Pramadani permalink

    Coba jangan emosi dulu bro, sis. Penulis blog ini sebenarnya cuma becanda. Doi juga gak percaya kalo bumi itu datar. Coba deh lebih teliti lagi, baca kalimat terakhir tulisan diatas.
    “Halah..hari gini masih percaya bahwa bumi itu datar? Capek deh!”
    Mangkanya jangan emosi dulu hahah

  97. Koesnoel permalink

    Jangan2 teknologi sekarang ini semua hoax…web yg kita pakai sekarang penuh konspirasi dan hoax jangan2 loe2 semua manusia hoax…yg nggak pernah ada…jangan2 dinosaurus masih ada di hutan sana, jangan…kita hidup kayak Film metrix…coba lihat di perutnya ada kabel nggak ? tuh.
    Di belakang pala ada colokan kabel nggak….hiiii…siyemmmm……

  98. Aggis salim permalink

    maaf .. Jika bumi datar saya ingin sekali melihat ujung bumi boleh ? ..

  99. uvik permalink

    Jika bumi datar bagaimana gambaran gerhana matahari

  100. Jogjawi permalink

    Bumi ini bulat dan diam, diam maksudnya gak berputar sama sekali. Justru yg mengelilingi bumi adalah matahari dan bulan dan bintang2 sebagai hiasan untuk manusia di bumi. Dengan panca indra kita saja, kita dapat mengamati dan merasakan bahwa bumi ini bulat dan diam. Yg menganggap bumi ini datar, berarti dia tidak cermat dalam mengamati permukaan bumi. Yg jelas penulis diatas pro ke bumi bulat.

  101. Jogjawi permalink

    Salah satu bukti bumi ini bulat. Saat gerhana bulan benda apakah yg bentuk bayangannya bulat yg menutupi bulan ?? Masih percaya bumi flat, ah ngaco deh lo. Flat, kayak tv aja flat.

    Kemudian salah satu bukti bumi ini diam. Pesawat yg terbang baik ke arah barat atau ke arah timur dengan kecepatan terbang yg sama, durasi sampai ke tujuan pun sama. Kalau bumi ini berputar, maka pesawat yg ke arah barat akan lebih cepat sampai ke tujuan, nyatanya tidak demikian.

    Dari dua pengamatan tajam itu saja, dapat dirasakan bahwa bumi ini bulat dan DIAM.
    Wallahu a’lam..

  102. Saifuddin permalink

    Jika bumi naik keatas, bagaimana burung terbang.?? pesawat terbang.?? apa mereka naik keatas juga.?? jika bumi naik ke atas, hrsnya burung dan pesawat nabrak permukaan bumi dong.??

  103. Jogjawi permalink

    Bener juga itu ddin, kalo ngikut teori flat ya emang ketabrak ama bumi. Teori flat juga ga dapat jelasin peristiwa gerhana bulan, kalo gerhana matahari mungkin bisa, kalo gerhana bulan emang gak bisa jelasin mereka, lha wong dah jelas bulatan bayangan bumi menimpa bulan. Kemudian lagi saat sunrise atau sunset bentuk matahari malah makin membesar, kalo teori flat harusnya matahari mengecil makin kecil makin menjauh dan hilang dilangit diatas bumi dan tidak tenggelam. Mereka penganut flat mungkin kurang cermat aja dlm mengamati, kalo mereka cermat mereka akan menanggalkan teori flat. Terlepas itu semua, mari kita semua menjaga apa yg diatas bumi ini biar aman dan damai, jadilah orang yg bermanfaat utk orang lain.

  104. kiki riansyah permalink

    Goblokk, coba yang menganggap bumi datar.. coba kamu ke pinggir bumi.. ada apa di sana? Kalau lu bisa ke pinggir bumi…?? Luar biasa..
    Dasar orang gak pernah sekolah lu !! *LOL

  105. Jogjawi permalink

    Saya tinggal diperbukitan kira2 330 m dpl, jarak ke pantai selatan jawa km. Dari tempat saya laut selatan jawa hanya terlihat tipis dan hilang, jikalau bumi datar maka laut selatan akan terlihat tebal dan memanjang jauh.

  106. Sukma permalink

    Kalo bumi datar dan matahari serta bulan berputar mengelilingi bumi, ini yang bisa kita amati di bumi.

    1. Anggaplah kita berada di katulistiwa, dan oklah di pontianak. Waktu itu sekitar tanggal 20 sampe 24 september. Kita sudah tau matahari sedang berada di sekitar, atau tepatnya di equator. Pada pagi hari jam 6-7, matahari akan berada di timur, akan tetapi tidak tepat karena berada di arah timur laut. seiring menuju siang hari dan tepat jam 12, matahari ada diatas kepala kita. Menuju sore sampailah jam 17-18. Matahari tidak tepat di barat tetapi ada di arah barat laut.
    Untuk lewat jam 18 nanti saya bahas lagi.

    Cukup satu itu saja untuk membuktikan bumi datar, dan metahari serta bulan mengelilingi bumi.

    Bagaimana warga yang di pontianak? Pada tanggal 20an itu silakan mencobanya.
    Dan,,,, kalo tidak demikian,,,, Bumi datar tidak terbukti.

  107. Netz permalink

    Ada dinding pembatas wkwkwk konyol sekali tu . Lha trus kalo nglewatin dinding pembatas gimana dong?

    • Gggh

    • anandes permalink

      gw lagi mumet mikirin dark energy n back hole, eeeeehhh… flat earther malah bilang, gravitasi tidak ada.. Weleh weleh… Gubraaaaaaagggggg….

  108. Sukma permalink

    Berhubung tampaknya belum ada postingan yang melakukan percobaan yang saya maksud diatas, ok saya sendiri yang mengamati hal ini. Bukan benda tegak tapi bayangan rumah yang ada diseberang rumah saya. Kebetulan rumah saya menghadap utara walau tidak persis tapi agak ke timur sedikit, kira kira 10-15 derajat.
    Saya perhatikan dari pagi sampai sore tiap jam ternyata bayangn itu tetap ada dijalan, bergeser sedikit ke arah utara pada sore hari, karena memang jalanan tidak pas ke arah timur-barat.
    Apa kesimpulan saya? Bayangan bergerak lurus dari barat ke timur. Matahari sekarang (pertengahan agustus) ada di utara sekitar thailand.
    Nah menurut hukum fisika apa itu artinya? Berarti sumber cahaya juga bergerak lurus, tidak melengkung apalagi berputar.
    OK katanya ada masalah perspektif. Apakah separah itu mata manusia bisa dikelabui oleh perspektif, sehingga bisa dikelabui oleh gerak yang melingkar?
    Prespektif hanya berhubungan dengan sesuatu yang lurus saja. Makin jauh kelihatan makin kecil, misal jalan yang lurus akan kelihatan menyempit, itu perspektif.
    Tapi sesuatu yang melingkar akan tetap terlihat dengan kasat mata. Tarolah matahari melingkar, maka kalo kita amati dari pagi hingga sore pasti terlihat jelas. seperti dari tempat saya, pastinya saya akan melihat pagi hari masih ada ditimur laut seiring siang hari semakin ke selatan sampe sore hari ada sekitar barat laut. Dan,,,,, bayangan rumah didapan saya pasti pagi dan sore hari akan menutupi jalan di depan, bahkan rumah saya, tidak ada dijalan, karena memanjang ke selatan, baru menuju siang hari berangsur ke jalannan, berangsur ke selatan lagi menuju sore hari, Jadi bentuknya kurva atau melengkung.
    Saya tidak menyimpulkan bumi bulat atau datar. Hanya kalo kejadian jejak bayangnn yang lurus seperti itu, saya simpulkan sumber cahaya bergerak lurus.
    He he he, silakan disimak sama yang lebih ahli dan simpulkan aja sendiri.

  109. Sukma permalink

    Satu lagi nih akan saya pertanyakan. Khusus untuk warga bumi yang tinggal di selatan yang hampir di pinggiran bumi, seperti argentina selatan dan atau orang eskimo yang ada di antartika.
    Kita sudah tau dari ilmu bumi pada sistem bumi globe, yaitu pada ketika matahari ada di katulistiwa maka penampakan matahari jika diamati oleh orang2 yang tinggal di hampir atau tepat di kutub utara atau selatan, tampak berkeliling sepanjang hari, artinya akan terus tampak di horison. Hanya posisi berkeliling selama 24 jam.
    Nah sepertinya dalam sistem flat earth itu mustahil terjadi di kutub selatan. Orang yang ada di argentina selatan atau orang eskimo yang ada di antartika akan selalu melihat matahari ada di utara. Bergerak ke timur dan barat sajah dalam sudut yang tidak lebar.
    Itu menurut hemat saya. Sekarang tanya sama mereka yg ada ditempat tersebut, he he he. Atau mungkin ada pembaca yang pernah kesana. Dari semula saya ga pernah membahas yang rumit2. Hal ini aja yang saya agak faham. Silakan renungkan. Yang ahli dalam sistem flatearth silakan komentar.

  110. ihsan permalink

    Klo bumi itu datar knapa bisa terjadi.a pasang surut air laut coba… Sotau nih blog… Udah tau peta lambang pbb itu sengaja di buat dengan rasio 5:4:3:2:1 berdasarkan garis lintang bujur khatulistiwa gitu…. Edan

  111. Jogjawi permalink

    Kenyataan yang ada pada sekitar bulan juli kutub utara kena paparan matahari hampir 24 jam, dan pada sekitar bulan januari kutub selatan kena sinar matahari hampir 24 jam. Kejadian tsb tidak berlaku pada bumi datar (flat earth).
    Di kutub utara maupun selatan pada hari tertentu saat matahari memapar 24 jam, sunrise dan sunset bertemu pada titik yang sama pas 24 jam. Kejadian ini juga gak terjadi pada flat earth.
    salam damai

  112. Maulanaahmd permalink

    Assalamualaikum wr. wb.
    Saya sbg umat beragama yg baik, dan kita hidup di dunia hanya untuk beribadah kepada-Nya, dan saya juga tidak pernah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri bahwa bumi itu bulat atau datar.
    tapi saya mempunyai sbh pertanyaan,
    jikalau bumi itu bulat dan berotasi pada porosnya dengan kecepatan 1.770 km/jam, bayangkan saja kecepatannya sendiri. Dan jika pesawat landing di udara saat bersamaan dengan bumi itu berotasi maka kenapa pesawat tsb sampai pada tujuan nya. padahal, jika dipikir dengan logika sangat jauh perbedaan kecepatan pesawat dan rotasi bumi.
    thx, Wassalamualaikum wr. wb.

  113. Jogjawi permalink

    Ya karena Bumi ini diam bro, Bumi ini diem/ggak bergerak/ggak berrotasi, bergeraknya waktu ada gempa saja. Justru yang bergerak mengitari Bumi adalah Matahari dan Bulan dan bintang-bintang. Dibuat asumsi Bumi berputar untuk menguatkan teori tata surya, ujung akal-akalan itu semua adalah dibuat keyakinan adanya Makhluk lain selain manusia yaitu Alien, brainwash tsb juga didukung film2 barat; “we are not alone sir”, dst. Kan udah jelas penjelasan Allah swt pada suatu ayat yaitu; tidaklah kuciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah. Mungkin cara mereka mengingkari ayat tsb yaitu memunculkan makhluk fiktif tsb, dan bahkan mereka mengajak orang lain untuk mempercayai makhluk fiktif tsb.
    Kalau bumi diam, otomatis gambaran tata surya tidak seperti pada buku2 sekolah. Dan masuk akal ketika ada Hadist yg menjelaskan bahwa Baitul Makmur sejajar tegak lurus diatas Ka’bah, kalau bumi berputar sejajarnya gimana dong.

  114. Sukma permalink

    Kalo bumi datar, dari pesisir pantai barat sumatera ketika cuaca sangat cerah, antartika akan terlihat samar2. Dengan teleskop yang kuat akan jelas, bahkan semua kapal yang sedang berlayar akan jelas terlihat pula. Coba perhatikan buat flater2 yang ada di daerah situ. Untuk pesisir pilau jawa bagian selatan dan sampai ke timor, bahkan papua lebih dekat lagi, pada waktu cuaca sangat baik, maka yang terlihat jelas adalah benua australia. Coba cek flater2 yang di daerah situ.
    Ketika kita dipantai, misal di laut selatan, dan cuaca cukup cerah, langit membiru. Kita perhatikan di horizon ada awan yang seperti tenggelam di laut. Kalo lautan datar ga mungkin begitulah. Awan yang tenggelam itu menandakan terhalang oleh muka laut. Iya to gitu? Coba berfikir yang jernih untuk menyikapi awan seperti itu.
    Kalo mengenai makhluk2 alien saya berpendapat ga usah dipikirin, Klaim2 nasa juga ga usah dipikirin. Filem2 barat buat hiburan sajah, Apalagi pake dalil dalil di dalam agama, apakah kita ahli dalam menafsirkan kitab kitab itu, baik Al Quran atau yang lain.
    Secara ilmiah bagi saya sangat mudah menerangkan terjadi bulan sabit, gerhana, siang dan malam, malam lebih panjang atau pendek, bahkan malam dan siang terus, di dalam sistem bumi yang bulat. Mudah, mudaaah sekali. Membuat modelnyapun ga sulit. Kalau ada yang penasaran bisa ketemu saya. Walau saya bukanlah ahli.

  115. Jogjawi permalink

    Ya karena agama sebagai pedoman terbaik, para ahli tafsir/terjemah sudah menerjemahkan dan sbg bentuk apresiasi kepada mereka kita tinggal baca ajah tafsirnya. Terkait topik bentuk bumi yg paling penting adalah riset sendiri kalo mampu, melakukan perjalanan keliling dunia, membuat drone + kamera yg mampu terbang mencapai ketinggian beberapa ratus km.

  116. Sukma permalink

    Nih negara2 yang dilalui garis katulistiwa, Indonesia dengan kota pontianak. Benua afrika, Kenya, Congo, dan Gabon. Benua amerika, Brazil, Kolombia, dan Equador. Di lautan hindia ada Maldives, dan di Lautan pasific ada beberapa kepulauan kecil.
    Coba kalo ada yang mau, terbanglah dari pontianak ke barat dengan track benar2 lurus dan posisi pesawat tidak miring ke kanan atau kiri. dengan panduan kompas tentunya dan GPS, pertama tujuan Kenya, kemudian setelah melintas Afrika tujuan Brazil, setelah melintas amerika latin tujuan ke Indonesia lagi sebelumnya melintasi samudra pasifik yang lebih dari setengah perjalanan keliling bumi.
    Dengan asumsi jarak yang ditempuh 42.000km, dan kecepatan rata2 pesawat 900km per jam. Akan ditempuh waktu sekitar 47jam (2 hari) tanpa transit
    Pastikan kondisi pesawat fit, pilot dan co pilot sehat, makanan cukup, serta BBM jgn sampe kehabisan.
    OKlah bisa transit di kenya, conggo ataugabon unutuk istirahat sejenak he he he.
    Transit kedua bisa di brazil, kolombia atau ekuador.
    Untuk selanjutnya sepertinya non stop aja. Jika transit di dua tempat lebih dari 2 hari tuh. Apalagi nginep dulu.
    Maksud saya, pesawat harus betul2 dijaga posisinya tidak ada miring2nya terutama ke kanan.
    Nah kalo kita dari pontianak ke barat terus posisi pesawat tetap dijaga datar, artinya lurus selurus lurusnya, ga mungkin sampe ke afrika kalo buminya datar. Bisa nyasar ke Antartika tuh.
    He he he silakan fikir.
    Jangan abaikan hukum fisika, galo kita berbelaok sedikit saja maka posisi pasti miring ke arah pusat belokan. Silakan rasakan ketika naik mobil atau motor.

  117. Sukma permalink

    Nah ini ada pengalaman saya, silakan disimak.
    Saya pernah mengalami perjalanan dari Singapura langsung ke Paris (CDG) dengan pesawat SIA, pada bulan Mei 2014. Dtempuh lebih kurang 12 jam. Selama perjalanan saya memantau posisi pesawat di layar monitor LCD yg ada di depan saya. Tracing terus saya ikuti, jadinya ga terasa pula. Saya ingat betul jejak lintasan yang dulalui pesawat dari tracing tersebut, diantarnya danau laut kaspia. Juga laut andaman di bagian selatan india.
    Setelah saya di tanah air, saya buka google earth. Saya tarik garis lurus dari singapura ke paris, dan saya save garis tersebut.
    Ternyata saya amati persis seperti yang saya alami waktu itu. Memang daerah2 itu yang dilintasi. Kebetulan saya duduk di jendela jadi seperti danau laut kaspia terlihat dari jendela.
    Saya download gambar peta flaterath. walaupun resolusi hanya 1600×1600, tapi bisa saya perkirakan dimana paris, dimana singapura. Saya import di coreldraw, saya tarik garis lurus dari singapur ke paris.
    Apa yang didapat?
    Ternyata garis tersebut tidak memotong laut andaman, dan danau laut kaspia, jauh melenceng ke utara. Pesisir barat malaysiapun tidak. Padahal dalam perjalanan melalui daerah2 itu.
    Gimana ini?
    Kalo sekarang memang tidak melalui rute itu setelah kejadian pesawat Malasia Airline ditembak jatuh, karana rute itu memotong ukraina. sekarang lebih ke utara walau lintasan lebih jauh yang penting aman.
    Pada waktu saya menjalani perjalanan tersebut, belum terjadi insiden itu, Alhamdullillah.

  118. Jogjawi permalink

    Bagus neng Sukma, metode yg lo gunakan cukup smart dan mudah dg manfaatin perjalananmu. Idealnya dgn jet pribadi kalo ingin riset keliling dunia. Pembuktian bumi bulat yg paling signifikan adalah dgn memantau langsung di antartika ketika daerah tsb tersinari matahari full 24 jam. Saya lihat di yutube ada yg merekam perjalanan matahari di suatu tempat di antartika selama 24 jam ketika daerah itu terpapar matahari selama 24 jam dan gak ada malam hari, dititik yg sama jalur tempuh matahari bertemu pas 24 jam. Kalo di flatearth gak ada kejadian seperti ini.

  119. Sukma permalink

    Baru saja sekira jam 13.30 saya buka website, saya arahkan ke benua australia. Ada satu pesawat sedang mengudara dari sydney ke LA. Jejak rute masih diperjalanan baru sampe tengah2lah kira2. Terus saya buka lagi google earth, saya tarik garis dari sydney le LA. Saya perhatikan ternyata garis tersebut arahnya sama dengan pesawat yang sedang berjalan dalam flightradar24.
    Sekarang saya coba di peta bumi datar, saya tarik garis dari sydney ke LA
    Hasilnya sangat2 jauh berbeda, Di garis tersebut hampir memotong Papua Nugini, tepatnya sekitar kepulauan Solomon, daratan australia bagian timur masih dilalui garis itu.
    Silakan difikirkan itu. Atau mungkin ada yg pernah punya pengalaman naik pesawat dari sydney ke LA?

  120. Sukma permalink

    Setelah mengamati tracking pesawat dalam (1), dan pengalaman perjalanan saya dari singapur ke paris (2), juga mengamati garis2 yang saya tarik lurus pada google earth (3), saya sangat2 tidak percaya dengan PETA BUMI DATAR.
    Saya tidak membahas bentuk buminya bulat atau datar, tapi ketidak percayaan pada peta bumi datar itu berdasar pada ketiga hal diatas.
    Dalam tracking pesawat yang terbang dari sydney ke LA, jelas2 langsung ke timur melalui samudra pasific dengan arah jejak ada di sebelah selatan kep Hawaii kira2 dalam setengah perjalanannya. Saya coba tarik garis di google earth, ternyata memang begitu adanya. Saya coba tarik di peta bumi datar, Wah sangat jauh berbeda. Dalam peta bumi datar, arahnya ke utara, dan ketika diawal perjalanan masih ada di daratan australia, terus hampir memotong papua nugini, tepatnya di kepulauan Solomon. Kalo diteruskan jauh sekali rute tersebut dari kep Hawaii.
    Kalo petanya saja udah ga masuk akal, gimana dengan hal2 yang lainnya?
    Saya pengen coba perjalanan dari sydney ke LA, atau rute2 yang lain untuk pembuktian selanjutnya, tapi waduh ga punya duitnya tuh. Perjalanan sing-paris aja dibiayai kedubes perancis, karena itu undangan dari kedutaan.

  121. Jogjawi permalink

    Perbandingan suhu antara arctik dan antartika bisa sedikit menunjukkan bentuk bumi, bumi berbentuk bulat telur. Kutub utara agak runcing menyebabkan daerah tsb lebih banyak terkena sinar matahari, sedangkan kutub selatan agak mbulat sehingga lebih dingin akibat dari kurang terkena sinar matahari. Sebagai model, ambil telur dan beri garis memutar ditengahnya sbg equator, kemudian sinari dgn lampu senter tegak ke arah equator, pasti bagian atas (utara) lebih banyak terkena sinar daripada bawah (selatan), mungkin begitulah bentuk bumi. Lengkung dan ketebalan atmospher juga harus dihitung karena atmosper merupakan perisai radiasi matahari, itu sebabnya saat sunrise dan sunset bentuk matahari lebih besar daripada saat tengah hari disebabkan sinar matahari tertahan akumulasi ketebalan atmosfer.
    __salam damai__

  122. Joko Cembung permalink

    Menarik, masuk akal. Dari data yg ada, kutub selatan jauh lebih dingin dari pada kutub utara. Klop juga sama penjelasan Zakir Naik mengenai bentuk bumi yg diambil dari keterangan kitab suci Al Quran. Respect untuk para ilmuwan baik dari Muslim maupun non Muslim.

  123. Jogjawi permalink

    Lihatlah awan, pergerakan awan menandakan bahwa bumi ini diam. Awan bergerak pelan anggun elegan. Kalau bumi berputar/berotasi, pergerakan awan tidak akan seperti itu.

  124. comen orang yg ras kacau permalink

    maaf ya mas, kalok bumi enggak bulat, coba jelasin penampakan langit dengan teori bulat, dan bagai mana penampakan wilayah bumi sendiri, yg semakin jauh lalu menghilangn namun jika di bandingkan dengan jarak matahari , akan tetapi matahari masih terlihat dari pada jangkauan jarak diameter bumi jika di persepsikan datar, tentu teori teori bulat dan bumi itu bulat lebih masuk akal, pembodohan seperti ini tidak layak, kalo berani ya buktikan aja dengan studi banding jangan asal bilang salah tanpa studi banding, kalok di percaya ini hanya mengacaukan pola pikir manusia, dalam teori bumi itu bulat jika dalam jangkauan mata yg sama maka akan tampak dataran tinggi yg berasal dari lapisan kulit luar bumi apalagi bangunan menjulang tinggi, tag website ini kurang jelas isi jurnalnya, teori siang dan malam juga perlu di selidiki, jika bumi itu datar maka kejadi siang dan malam tidak akan terjadi akan tetapi malah siang yng terus terusan terjadi,

    kata orang sok tau boleh sok keren boleh asal jangan sok tau

  125. Jogjawi permalink

    Bumi bulat/bulat telor bukan sekedar teori, tetapi adalah merupakan fakta nyata. Fakta bumi bulat dapat kita rasakan lewat panca indra kita, terutama indra mata kita. Kelengkungan bumi merupakan bukti bahwa bumi ini bulat. Kalo bener bumi flat maka Burj Khalifa, Petronas, Eiffel, gn Everest dapat dilihat dari Jogja, dgn teleskop bintang mungkin cukup memadai, nyatanya visual kita terhalang lengkungan Bumi to. Dari tempat saya +300 dpl, saat cuaca cerah gunung Slamet (purwokerto) terlihat puncaknya sajo, makin ke barat puncak yg lain ga kelihatan.

  126. Sukma permalink

    Di lautan lepas matahari terlihat tenggelam, tapi kalo dalam teori bumi datar pastinya mengecil, ga mungkin tenggelam. Juga waktu terbitnya. Yang paling mudah diamati adalah di pangandaran. Karena ada yang menghadap timur dan barat.

  127. Sukma permalink

    Gan, pernah ke pangandaran ga? Kan ada pantai timur dan barat. Di seberang pantai timur, itu ada daratan yang berbatasan dengan jawa tengah. Sampe garis pantai kira2 15 kilometeran. Seberang barat ada daratan juga, kira2 jarak ke garis pantai 20 kilometeran.
    Pertanyaannya, kenapa tidak terlihat, padahal ga jauh2 amat.
    Itu berarti tertutup muka laut, sekali lagi TERTUTUP MUKA LAUT.
    Okelah kalo itu mungkin dataran rendah, ada dataran tinggi juga kan.
    He he he.

  128. Awan Biroe permalink

    yang masih mau tahu bukti-bukti bahwa sebenarnya bumi itu datar coba main kesini dulu gan, ikuti dan simak semua seri video nya dari pertama sampe terakhir. masalah percaya gak percaya itu nani urusan belakang, cekidot gan 🙂

  129. SonYejin permalink

    Konsep bumi datar ga ketemu sama zona Waktu.. Think Again.. Cekidot…!!! Bobo Cantik

  130. Taro permalink

    anda justru salah… saya bisa percaya bumi itu datar tp ada satu hal yg masih ganjil sesuai dgn apa yg mata saya lihat; garis horizon… matahari berukuran lbh besar ketika terbit dan tenggelam digaris horizon… spt yg anda katakan hanya masalah perspektif; benda yg jauh akan menjadi kecil dan menghilang. Tapi buktinya matahari tetap berukuran sama bahkan agak besar dikit kalo liat dia terbita tenggelam… gak usahlah katakan besar dikit… yg pasti spt yg saya lihat pake mata saya sendiri ukurannya gak mengecil dari ukuran biasa sewaktu tenggelam dihorizon. Jadi masih ada kekurangan dibalik penjelasan teori flat earth. Logika aja kalo gua blg… para peneliti flat earth udah mengukur dlm jarak 6kilometeran pake sinar laser diatas permukaan air dan fakta yg didapat tdk ada lengkungan selebar 3meteran yg seharusnya didapati jika bumi itu bulat dan berukuran luas kurang lbh 40rb km.
    Nah sekarang silahkan coba buktikan bagaimana sistem kerja matahari dan pergerakannya diatas bumi datar sehingga kalo liat pake mata matahari seakan keluar masuk dihorizon bumi yg kalo logikanya seharusnya itu lbh tepat kalo bumi bulat kayak bola. Silahkan anda liat sendiri peta bumi datar yg ada di google dan simulasi pergerakan matahari. Kalo datar berarti seharusnya matahari tenggelam dibalik dinding bumi berarti bagian pinggiran bumi diantartika seharusnya ada jurang yg menjadi dinding bumi.

  131. Sukma permalink

    Saudara2, teman2, dan rekan2, mari kita pada awal2 bulan ini kita perhatikan posisi matahari dari mulai terbit sampe tenggelam. sekira tgl 6 sampe 11 oktober. Karena garis lintang lintsan matahari sekitar pulau jawa. Bandung tempat saya tinggal efektif tanggal 8 Oktober.
    Pada hari itu jam 12 matahari ada pas diatas kepala kita, pagi hari pas terbit di timur, dan sore hari pas tenggelam di barat. Jadi matahari lurus selurus-lurusnya lintasannya.
    Apa yang kita simpulkan dari kejadian ini? Jelas sekali matahari tidak bergerak berputar seperti yang diklaim oleh sistem flat earth, dengan klaim bumi berbentuk seperti piringan datar.
    Kalo asumsi mereka matahari berputar, maka pagihari ketika terbit jam 6, kita mesti melihatnya ada di timur 45 derajat kearah utara, seperti kita menghadap timur tapi kita putar badan kita 45 derajat melawan jarum jam. Nah disitulah matahari terbit. Begitu juga ketika terbenam kita menghadap barat dan kita putar badan kita 45 derajat searah jarum jam, nah disitulah matahari terbenam.
    Ha ha ha pasti gak begitulah.
    Think smart gan.

  132. kinka permalink

    Para kafir harby sering kali menuduh Ayat Alqur’an tidak ilmiah berkaitan dengan anggapan bahwa menurut Alqur’an bumi itu datar. Berikut ini dalil Alqur’an yang biasa mereka pakai:

    firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-Hijr: 19, “Dan Kami (Allah) telah menghamparkan bumi….”. Nah lihatlah, kata mereka, bukankah ayat ini dengan gamblang telah menjelaskan bahwa bumi itu terhampar, dan tidak dikatakan bulat…! Kemudian mereka pun dengan enteng mengkafirkan semua orang yang berseberangan faham dengan mereka.

    adalah firman Allah pada surat Al-Baqarah: 22, “Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan (firasy) bagimu.”

    adalah firman Allah pada surat Qaf:7, “Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata…”

    adalah firman Allah pada surat An-Naba 78: 6-7, “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak?

    adalah firman Allah pada surat Al-Ghasyiyah : 20, “Dan bumi bagaimana dihamparkan ?”

    Memang secara tekstual, bunyi ayat-ayat di atas mengatakan bahwa bumi ini terhampar, seumpama firasy, karpet, atau tempat tidur. Namun, apakah sesederhana itu sajakah memahamkan ayat Al-Qur’an….? Apakah memahamkan al-Qur’an yang agung cukup secara tekstual saja, kemudian mengabaikan arti kontekstualnya…? Kalau demikian, yakni Al-Qur’an hanya difahamkan secara tekstual saja, maka pasti akan hilanglah kehebatan dan keagungan Al-Qur’an itu. Padahal ada banyak ayat suci Al-Qur’an dan hadis yang mendudukkan derajat orang-orang berpengetahuan berada beberapa tingkat di atas orang awam. Dalam hal ini, pemahaman kontekstual jelas memerlukan daya nalar yang lebih tinggi dibandingkan sekedar pemahaman tekstual saja. Dengan demikian, pantaslah kiranya jika Allah dalam Al-Qur’an dan Nabi dalam banyak hadis beliau, memuji dan menyatakan bahwa orang yang berilmu pengetahuan, yang memakai akal dan nalar, memiliki derajat yang tinggi jauh berbeda dengan orang awam.


    Pada surat Al-Hijr ayat 19 dikatakan bahwa Allah telah menghamparkan bumi. Disitu tidak ada dikatakan bagian yang dihamparkan adalah bagian bumi tertentu, tetapi yang terhampar adalah bumi secara mutlak. Sehingga dengan demikian, jika kita berada di suatu tempat di bagian manapun dari pada bumi itu (selatan, barat, utara, dan timur), maka kita akan melihat bahwa bumi itu datar saja, SEOLAH-OLAH TERHAMPAR di hadapan kita. Kemudian jika kita berjalan dan terus berjalan dengan mengikuti satu arah yang tetap, maka bumi itu akan terus menerus kita dapati terhampar di hadapan kita sampai suatu saat kita kembali ke tempat semula saat awal berjalan. Hal ini telah jelas membuktikan bahwa justru bumi itu bulat adanya. Sebaliknya, jika saja bumi itu berbentuk kubus, misalnya, maka pasti hamparan itu suatu saat akan terpotong, dan kita akan menuruni suatu bagian yang menjurang, menurun, TIDAK LAGI TERHAMPAR…..!

    Selanjutnya, jika bumi itu adalah sebuah hamparan seperti karpet atau tikar, maka jika ada orang yang melakukan perjalanan lurus satu arah secara terus menerus, maka orang itu pada akhir perjalanannya akan sampai pada ujung bumi yang terpotong, dan tidak akan pernah kembali ke tempatnya semula, di mana dia memulai perjalanannya yang pertama dulu. Penelitian dan pengalaman manusia telah membuktikan bahwa perjalanan yang dilakukan secara terus menerus ke satu arah tertentu tidak pernah menemukan ujung dunia yang terpotong, melainkan terus menerus yang ditemukan hanyalah hamparan demi hamparan di tanah yang dilalui, untuk kemudian perjalanan itu berakhir pada tempat semula saat perjalanan pertama dimulai. Hal ini tidak mungkin dapat terjadi jika saja bumi itu tidak bulat keberadaannya.

    Penjelasan yang lebih gamblang adalah pada surat Al-Baqarah ayat 22: “ Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi itu firasy (hamparan, kapet) BAGIMU ……” Perhatikan kata-kata “bagimu”. Al-Qur’an dalam hal ini, tidak sekedar mengatakan bahwa bumi itu hamparan umpama karpet saja, kemudian berhenti pada kalimat itu, tapi ada kata tambahan lain yaitu “bagimu”. Artinya, bagi kita manusia yang tinggal di atas permukaan bumi ini, bumi terasa datar. Walaupun, bumi itu pada kenyataannya adalah tidak datar. Hanya TERASA DATAR bagi kita manusia. Terasa datar bukan berarti benar-benar datar, bukan….?

    Penjelasan kata “karpet (firasy)” bagimu bukankah bisa diartikan sebagai sesuatu yang berfungsi untuk diduduki atau dipakai tidur, dengan aman dan nyaman…?. Kata firasy dalam bahasa Indonesia dapat diartikan karpet, atau ranjang adalah sesuatu yang nyaman dan aman dan dipakai untuk tidur. Nampaknya arti seperti ini dapat dipakai, sebab keberadaan struktur bumi ini memang berlapis-lapis. Bagian intinya sangat panas dengan suhu ribuan derajat celcius yang mematikan. Namun demikian, pada bagian LAPISAN YANG PALING ATAS, ada sebuah lapisan keras setebal 70 kilometer, disebut lapisan kerak bumi yang paling aman dan nyaman, dengan suhu yang aman pula bagi kehidupan. Seolah-olah lapisan bumi bagian atas itu adalah ‘karpet’ atau ‘ranjang’ yang terbentang luas dan melindungi manusia serta seluruh makhluk Allah yang berada di atasnya, aman dari bahaya lapisan bumi bagian dalam yang cair, yang sangat panas lagi mematikan itu.

  133. badshredder permalink

    Logika. Bagaimana asteroid bisa kebakar ketika melewati atmosfir. Sedangkan spaceship kok gosong aja nggak?
    Apa spaceship jauh lebih kuat dari asteroid?

  134. utaja permalink

    Orang di bumi tidak akan bisa melihat kalau bumiitu bulat. Lagian bumi bulat itu didasarkan pada penalaran bukan dengan penglihatan. Kalau penalaran ditutup (tidak pakai penalaran) ya sukar untuk memahami kalau bumi itu bundar. Dunia mulai menemukan partikel Hig (partikel Tuhan) tetapi di Indonesia masih ada orang berkutat 4000 tahun yang lalu. Teori gravitasi itu penalaran pada jamannya Newton. Dapat menjelaskan hampir semua gejala alam.. Kalau itu tidak bisa difahami ya susah berdebat benar dan salah.

  135. Ilham permalink

    Perbedaan waktu diantara berbagai tempat di Bumi, contoh kita dg Arab selisih 4-5 jam, itu sudah bukti kuat kalau bumi bulat.

  136. dengan adanya pernyataan ini kita lebih kritis aja..
    yg buat saya bingung knapa meteor bisa terbakar sbelum sampai ke bumi tapi manusia bisa pergi ke bulan dan kembali dg slamat.

  137. Blum ada yg bisa pergi ke bulan and blum ada yg bisa menembus kutub. Tpi ada 1 orang yang pernah terjun dari diding atmosfir Dgan kamera gopro. Jka orang itu melihat dgan posisi berdiri bumi seperti bulat. Tpi jka orang itu berbalik(kepele di bawah) bumi seperti piring. And kenapa ada udang2 dunia yg melarang siapapun meneliti kutub dan jika ada orang yg meneliti kutub akan di tembak mati olh nasa

  138. ngakib al ghozali permalink

    Jangan gampang menyalahkan orang lain pada apa yang kita sendiri tidak paham ( maa laisya laka bihi ilmun). apalagi mengatakan bodoh atau goblok pada orang yang memahami atau memperkirakan bahwa bumi itu bulat ataupun datar.
    bumi bulat atau pun datar semua masih teory. jangan mendewakan teory karena akan ada saatnya seseorang mementahkan teory tersebut atau menguatkan teory itu dengan fakta.
    jangan kita berseteru hanya karena perbedaan persepsi tentang bentuk bumi yang kita juga awam.
    hadirnya teory bumi datar sebagai wacana untuk di kaji, sama dengan teori dari nasa , newton, einstain tentang bumi bulat.
    ada fakta fakta yang mendukung bahwa bumi itu bulat. tapi juga ada fakta fakta yang medukung teory bumi datar.
    pelajari dulu keduanya sampai khatam, baru koment……
    ikuti vedio bumi datar, ikuti vedio bumi bulat….
    pertimbangkan pendapat mereka sesuai kapasitas keilmuan kita……
    bebas bas….. mau percaya bumi bulat, lonjong, kotak atau apapun terserah…. tapi semua paki dasar, jangan asal bunyi yang kadang dengan akal pendek dan mencemooh orang lain.
    hadirnya wacana bumi datar sebagai pembanding teori bumi bulat, benar atau salah, wallahu a’lam.
    ikuti ( baca) alasan mereka semua lalu gunakan akal untuk menentukan mana yang perlu di percaya, atau gak usah percaya skalian.
    dan jangan ( bagi muslim) jangan memaksakan ayat ayat Al Quran untuk membenarkan satu sisi, karena kalau ternyata nanti salah maka anda akan jadi oirang yang salah dan menyalahkan ( ndolu wa adholu ).
    karena Al qur’an tidak secara eksak bicara apakah bumi bulat atau datar, ya sudah, biarkan begitu, jangan di paksa.
    jadikan wacana bumi datar atau bulat ini untuk lebih mencerdaskan kita semua , bukan malah membuat kita berantem.
    kalau mau berpendapat, ajukan argumnen yang jelas, bukan asal bilang goblok atau gila tanpa argumen apapun.
    ada beberapa saudar di sini yang cukup bagus mengajukan argumen, tapi juga tidak boleh memaksakan bahwa argumen itu benar adanya. biar di uji oleh yang lain dan di uji oleh waktu.

    meyakini bumi datar, sam bolehnya dengan meyakini bumi itu bulat, sama sama katanya….
    tapi meyakini sang pencipta bumi adalah wajib mutlak….

    • Muh.Zaini permalink

      se 7 mas broo!!!!

    • Edi m nur permalink

      Setuju dengan pendapat mas ngakib al gazali,biarlah waktu yang menentukan siapa yang benar siapa yang salah kita jangan lah saling menghujat,saling mencemooh,

  139. Sukma permalink

    Pernahkah anda perhatikan peta bumi datar (seperti lingkaran)? Pernahkah anda perhatikan bumi globe?
    Peta bumi datar memang hanya di internet saja, dan sepertinya ga ada yg punya. Harus download. Tapi peta bumi globe banyaklah, baik yang 2D atau model globe.
    Sekarang saya akan amati dua bentuk itu. Langsung to de point aja.
    Bagi umat muslim di Indonesia, hususnya pulau jawa, pasti sudah faham mengenai arah dari Kiblat. Arah tersebut ke barat dan berputar sedikit ke utara. Dengan kompas diperkirakan 22-27 derajat ke utara (ketika menghadap ke barat).
    Saya coba tarik garis lurus di peta bumi globe (dengan bantuan google earth). Tarik garis dari pulau jawa (bandung) ke Masjidil Harom (mekkah). Saya juga tarik garis lurus (dari bandung) tetapi ke barat. saya menjaga supaya penarikan garis tetap di lintang selatan (6 derajat 55’ 18”). Ga usah panjang2 sekira 1 kman saja.
    Saya analisa mengenai sudut yang dibentuk, saya save screen shot imagenya, saya buka di corel draw dan saya ukur sudutnya. Hasilnya sekitar 25,5 derajat.
    OK itulah hasil pengukuran di globe earth. Ada yang lebih tau dan akurat silakan komentari, mohon maaf bila pengukuran saya salah.
    Sekarang saya unduh peta bumi datar di website. Saya bisa perkirakan letak masjidil harom dan kota bandung di peta tersebut. Saya buat garis ke arah utara (yang menurut flat earh, utara adalah pusat lingkaran).
    Saya tarik garis ke arah barat ( tentunya tegak lurus dari arah utara ). Selesai membuat barat dan utara. Kemudian saya tarik garis dari sudut utara-barat (di kota bandung) menuju masjidil harom.
    Seperti biasa saya hitung sudut yang dibentuknya (itu menandakan arah kiblat lho, jgn main2).
    Hasilnya? Luarrrrrrrr biasa, berbeda sekali yaitu sekitar 48 derajat.
    Anda yakin arah kiblat itu menurut flat erath?
    Kalo yakin geser saja kiblat anda ke arah 48 derajat ke utara.
    Menurut info di WEB, arah kiblat kota bandung adalah 25 derajat 10’ Ya ga jauh dengan yang saya hitung. Dan juga saya perhatikan foto satelitnya, image masjid raya bandung mememang mengarah ke kiblat.
    Oklah teman2 sekarang silakan fikirkan, mana yg benar, menurut google earth (bumi bulat), atau menurut peta bumi datar (bumi berbentuk piringan seperti lambang PBB)
    Terimakasih atas perhatiannya, Wassalaam

  140. Riderjadul permalink

    Dan ternyata matahari itu kecil n deket … ada foto awan d belakang matahari.. kn aneh tuh

  141. Edi m nur permalink

    Kalau bumi itu datar kenapa waktu puasa di bagian utara panjang dan bagian selatan waktu puasanya paling pendek kan seharusnya lebih panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in: Logo

You are commenting using your account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: