Skip to content

Bila Bencana Itu Datang…

July 10, 2007

Coba kamu bayangkan jika bencana itu datang.. yang bisa menghilangkan separuh lebih umat manusia di dunia ini. 80% makhluk hidup termasuk manusia hilang tanpa bekas.

Coba kamu bayangkan jika terjadi tumbukan meteor sebesar pulau Madura menghantam benua Afrika. Benua Afrika akan terbakar semuanya dan terbelah menjadi dua. Debu-debu akan memenuhi atmosfer sehingga menghalangi matahari masuk. Dunia akan gelap dan menjadi lebih dingin, kemudian bumi akan mengalami kembali jaman es.

Coba kamu bayangkan jika hanya makhluk hidup yang ada di pulau Jawa saja yang bisa bertahan hidup. Makhluk hidup di daerah subtropis, dan daerah tropis yang berdekatan dengan benua Afrika sudah musnah.

Coba kamu bayangkan jika manusia yang bisa bertahan di pulau Jawa, kembali ke jaman pra sejarah. Tidak ada listrik, apalagi internet. Dan hal ini terjadi selama beberapa generasi.

Apa yang terjadi dengan blog ku ini?  Tidak akan ada yang bisa membaca blogku ini. Semua tulisanku yang aku tulis dari hatiku paling dalam ini akan musnah tanpa bekas.

Coba kamu bayangkan jika generasi ke-100 orang Jawa tersebut menemukan sebuah flash disk ku yang masih 128 MB itu, lengkap dengan talinya. Mereka akan menyangka itu adalah perhiasan orang-orang sebelum meteor jatuh ke bumi.

Yah itu lah kondisi sangat ekstrim yang ditakutkan beberapa orang, ketika “Digital Data Ticking Time Bomb” sudah meledak. Data-data digital yang ada di hard drive tidak akan bisa dibaca lagi karena magnet nya sudah rusak. DVD tidak bisa dibaca lagi karena sudah tergores-gores. Semua ilmu pengetahuan dalam bentuk digital akan hilang tanpa bekas. Transfer ilmu akan terputus di tengah jalan.

Tidak akan ada lagi kenangan dariku untuk generasi mendatang. Seperti halnya kenangan dari Gunadarma untuk generasi kita berupa candi Borobudur.

Jadi apa solusinya dariku?

Kembalilah ke jaman ketika prasasti-prasasti ditulis di atas batu. Jangan menulis di atas kertas apalagi di komputer, karena akan mudah hilang tanpa bekas bila terbakar atau terjadi bencana.

Belajarlah memahat batu kepada tukang nisan. Tulislah blog kamu di batu-batu nisan.

Bila bencana itu datang.. maka blog kamu yang ditulis di atas batu nisan itu akan menghiasi museum-museum di masa mendatang.

Mulailah menulis di atas batu!

From → Dongeng

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: