Skip to content

Menonton DVD Bajakan

June 25, 2007

Belum selesai aku membaca buku yang akhir-akhir ini banyak dibicarakan orang The Long Tail buah karya Chris Anderson, aku lupa sudah sampe halaman berapa sekarang mungkin baru halaman seratusan. Sudah hampir dua bulan kucoba baca buku itu tapi belum selesai-selesai juga. Kata orang buku itu bagus, makanya aku beli juga, walaupun harganya tidak begitu murah bagiku.

Wah benar juga ya aku pikir buku itu. Menurunnya pendapatan film-film box office di Amerika Serikat sono bukan semata-mata karena pembajakan yang marak, tetapi juga karena banyaknya tersedia pilihan-pilihan yang hampir tanpa batas.

Sebagai contoh diriku, walaupun aku tidak mendukung pembajakan, tetapi aku masih membeli DVD yang bajakan. (Mau beli DVD yang asli, selain aku tidak banyak uang, aku juga tidak tahu harus membeli di mana DVD yang asli itu.) Film-film yang aku beli belakangan ini bukan film-film box office di Amerika.

Aku lebih suka membeli film horor dari Jepang dan Thailand. Film horor yang bagus bagiku, adalah film yang bisa meningkatkan adrenalinku sampai ke titik tertentu. Film horor Jepang ceritanya lebih menegangkan dan mengagetkan, dan tentu saja lebih menakutkan, jika dibandingkan dari film horor produk asli amerika. Film horor Jepang yang aku pernah tonton dan bagus menurutku, antara lain The Ring, One Missed Call, Ju On

Sedangkan film horor dari thailand menurutku kualitasnya masih di bawah film horor Jepang. Yang pernah aku tonton dan bagus juga menurutku antara lain, Shutter, Ghost of Maenak, dan beberapa lainnya yang aku lupa.

Kalau untuk film-film yang lucu, aku lebih suka menonton film dari Korea atau Hongkong. Mungkin karena masih produksi orang Asia jadi lebih mengerti maksud lucunya. Film-film Amerika aku kurang mengerti kebudayaan mereka, jadi kurang bisa menangkap kelucuannya. Film lucu Asia yang pernah aku tonton dan menurutku bagus, antara lain Shaolin Soccer, Kungfu Hustle, Sex is Zero, My Sassy Girl, I not Stupid, lainnya masih ada lagi tapi sudah lupa judulnya. Untuk film yang terakhir I not Stupid, film ini produksi Singapura lumayan lucu apalagi ada serialnya, tapi sayangnya menonton serialnya tidak selesai.

Kembali ke fenomena long tail tadi, tidak heran jika aku tidak terpaku pada film-film box office Amerika, karena pilihan film yang beredar di pasaran sangat banyak dan mudah ditemukan, sehingga aku bisa memilih film sesukaku.

Bagi para pelaku dunia perfilman pada khususnya dan dunia hiburan pada umumnya, menurutku jangan hanya menyalahkan pembajakan. Pembajakan memang wajib diberantas, tapi sekeras-kerasnya memberantas pembajakan, tidak akan bisa dihentikan, apalagi dengan meluasnya dan semakin baiknya pelayanan internet saat ini.

Dunia sudah berubah. Pilihan semakin banyak, orang tidak harus menonton film urutan ke satu. Orang boleh memilih menonton urutan ke lima, lima puluh, lima ratus, lima ribu, menurut kesukaan masing-masing.

Oleh karena itu BERUBAHLAH, dunia sudah berubah.

From → Dongeng

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: